Untuk Pertama Kalinya Kab. Takalar di Verifikasi Lapangan

85

Takalar (kla.id)

Kabupaten Takalar merupakan kabupaten pertama yang di verlap tahun 2019 ini, setelah melakukan pengimputan eva. KLA dan Dari hasil verifikasi administrasi yang di lakulan oleh Tim Independen Pusat.

Kedatangan Tim Verlap Pusat di sambut oleh Bapak Bupati Takalar beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Takalar, anggota gugus tugas dan forum anak kab. Takalar. Bupati Takalar, Syamsari Kitta mengatakan Takalar Siap di verlap dan berharap takalar bisa lolos meraih oenghargaan KLA tahun 2019 ini.
Pelaksanaan verlap di lakukan selama 3 hari mulai tanggal 2-4 mei 2019, dimana Ketua Tim Berlap untuk Sulsel adalah Ibu Rini Handayani, beliau adalah staf ahli Bindag Tumbuh Kembang Anak dan Bapak Faisal dari lembaga independen pemerhati anak Pusat.

Hari pertama verlap dilakukan selain bertemu langaung dengan bapak bupati juga sharing dengan forum anak Takalar. Ibu Rini sangat senang karena bisa berdiskusi dengan forum anak.
Pada hari kedua tanggal 3 mei, tim melakukan peninjauan lapangan, antara lain di Kecamatan Layak Anak, Desa Layak Anak, Sekolah Ramah Anak SD dan SMP, di LPKA, P2TP2A, Puskesmas Ramah Anak, Ruang Bermain Ramah Anak.hal in idilakukan untuk melihat seberapa jauh implementasi Kabupaten Layak Anak yang dilakukan oleh PEMDA Takalar bersama Lembaga Non Pemerintah dan masyarakat.
Dan hari terakhir dilakukan pertrmuan dengan seluruh anggota gugus tugas, untuk memperlihatkan hasil yang dicapai takalar dan implementasi dilapangan. Beberapa masukan yang perlu ditindak lanjuti segera adalah, terkait Perda Perlindungan Anak yang harus di lampirkan seluruhnya(utuh), SK gugus tugas sedapat mungkin di lengkapi, dokumentasi kegiatan, Dokumen anggaran yang tidak sicantumkan kecuali anggaran dari Dinas PPPA, sehingga nilainya sangat kecil.

Mekanisme penanganan kasus juga belum ditemukan speerti apa sehingga tim memberikan waktu untuk Kab. Takalar melengkapi apa yang di minta untuk kesempurnaan hasil penilaan.
Semoga takalar bisa menbah daftar kab/kota di Sulsel yang akan meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak, ujar Nur Anti, Kabid PHPA Priv. Sulsel berharap. (AND)