VISITASI PAUD AS~SAIDIYAH MANGGELEWA ~ DOMPU MENUJU AKREDITASI

34

Dompu~NTB Kla.id, Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD~PNF) Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan Visitasi Akreditasi Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Dompu.

Tahapan Visitasi ini berlangsung pada Hari Senin (30/09~2019) pada KB PAUD As~Saidiyah yang berlokasi di Jalan Lintas Lanci Dusun Patuh Karya Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu ~ NTB, untuk dilakukan Penilaian Akreditasi.
Asesor yang melakukan Visitasi ada 2 (Dua) Orang, berdasarkan Surat Tugas dari Ketua BAN PAUD~PNF Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 038/K/ST/IX/2019 atas nama Sailan, S.Sos dan Asmedy, M.Pd.

Asesor PAUD Sailan, S.Sos menerangkan bahwa Penilaian Visitasi ini merupakan tahapan awal yang bertugas langsung untuk melakukan Penilaian Lapangan dalam rangka Akreditasi BAN PAUD~PNF.
“Hal ini bagian dari upaya yang menunjang Mutu Pendidikan di Lembaga PAUD dan PNF,” jelasnya.

Kata dia dalam Akreditasi yang menjadi Penilaian adalah 8 Standar Nasional Pendidikan, dimana salah satunya yakni Pencapaian Tingkat Perkembangan Anak. selain itu harus memenuhi Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan serta Standar Penilaian Pendidikan.
“Kita berharap dengan adanya Akreditasi ini pendidikan terus mengalami peningkatan,” harapnya.

Senada Kepala PAUD As~Saidiyah, Nurhidayah berharap dengan hadirnya Asesor ini PAUD miliknya dapat terakreditasi agar kemajuan pendidikannya yang dipimpinya terus berkembang sehingga tercipta Mutu Pendidikan yang berkualitas. “Akreditasi ini sangat penting agar dapat memberikan pelayanan yang berkualitas demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Dompu”, pungkasnya.

Dalam Visitasi Akredatasi, ada Delapan Standar Penialaian yaitu,  1) Standar Kompetensi Lulusan/Tahapan Tingkat Perkembangan Anak (STPPA); 2) Standar Isi; 3) Standar Proses; 4) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan; 5) Standar Sarana Prasarana; 6) Standar Pengelolaan; 7) Standar Pembiayaan; dan 8) Standar Penilaian.
Menurut Nurhidayah, dari Delapan Standar yang lumayan sulit adalah Standard 1, 4 dan 8. Dalam Standar 1, Asesor Sailan dan Asmedy memberikan Penialaian, Pengukuran TPPA Berkala perlu diawali dengan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) Anak sesuai dengan Usianya. Ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan Pengembangan Anak Didik.

DDTK bisa dilakukan oleh Guru bekerjasama dengan Puskesmas. Hasil DDTK dan Foto~Foto Tahapan Pencapaian Perkembangan Anak, perlu didokumentasikan berkala dan ditindaklanjuti dengan stimulasi untuk melejitkan Potensi Anak. Materi DDTK pada Flashdisk, silakan manfaatkan optimal bagi PAUD sendiri dan binaan.
Sedangkan dalam Standar Tujuh yaitu Standar Pembiayaan, Asesor menilai, semua Jenis Pembiayaan telah tercatat di Buku Kas dan terlihat di LPJ BOP.

Realisasi Laporan Keuangan dalam Fornat Neraca dan Laporan Rugi Laba telah dibuat dan dilaporkan kepada Ketua Yayasan sebagai Bagian Akuntabilitas Pengelola terhadap Pihak Terkait/Stakeholder Penyelenggara. Demikian pula Laporan Pertanggungjawaban BOP dari Pemerintah.
Dalam mengatasi Standar Satu, Nurhidayah mengatakan, Kedepan Pihaknya akan meminta Data kepada para Orang Tua selengkap~lengkapnya, seperti Rekam Medis dan menanyakan lalu menyamakan Pola Asuh Anak di Rumah dan di Sekolah. Kemudian, meminta Data Kronologis Tumbuh Kembang Anak sejak lahir, awal masuk sekolah kepada para Orang Tua Anak Didik untuk dilanjutkan Penilaian di Sekolah.

Selanjutnya untuk penanganan Penilaian Standar Empat, Kinerja Pendidik akan melakukan Pembinaan Peningkatan Kualifikasi SDM dengan cara mengikut sertakan semua Guru/Tenaga Pendidik Kuliah S.1 PAUD.
“Selain itu, secara berkala ikuti Diklat yang tingkat lebih luas sampai Standar Nasional maupun Internasional, sebagai bahan masukan buat para Guru/Tenaga Pendidik”, kata Nurhidayah    [Yd/DP3A Dpu].