Wakil Bupati Sintang Tanda Tangani Komitmen Pengembangan Kabupaten Layak Anak

227

Sintang, (kla.or.id) – Wakil Bupati Sintang, Askiman menandatangani komitmen dan deklarasi percepatan pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA), dalam acara penandatanganan deklarasi komitmen pengembangan kabupaten/kota layak anak se-Kalimantan Barat. Dalam Kegiatan yang gelar di Bright Room lantai tiga Hotel Harris Pontianak, pada Rabu (22/3/2017) ini, Askiman juga menerima piagam penghargaan inisiator Kabupaten Layak Anak untuk Kabupaten Sintang.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Direktur Utama Bank Kalbar, Direksi Wahana Visi Indonesia, Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, dan para Bupati se-Kalimantan Barat atau yang mewakili.

Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan, langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sintang untuk menjadikan Kabupaten Sintang Layak Anak,  harus berkonsentrasi untuk  berkoordinasi melalui SKPD terkait dan lembaga sosial yang ada di Kabupaten Sintang untuk memberikan pelayanan kepada anak-anak.

“Setelah ini, kita akan tindaklanjuti akan kumpulkan para kepala OPD terkait bersama lembaga sosial untuk membahas langkah strategis yang terstruktur sehingga pada saatnya nanti penetapan Sintang sudah benar-benar menjadi kota layak Anak,” terang Askiman.

Askiman menambahkan, ada beberapa point yang perlu ditingkatkan dalam rangka pembinaan dan pengawasan terhadap anak di Kabupaten Sintang, untuk menjadi sebuah Kabupaten Layak Anak. Seperti  perbaikan gizi seorang anak, Kontrol terhadap pertumbuhan anak, dan mendidik serta menjaga anak sejak dini. “sehingga kita mampu membuat seorang anak menjadi maju kedepannya,” imbuhnya.

Diterangkan Askiman, Pemerintah nantinya akan bekerjasama dengan lembaga sosial, dalam rangka pembinaan keluarga rumah tangga, “ kita ingin keluarga harmonis, mengerti bagaimana cara membina anaknya dengan baik” tutur Askiman.

Dikatakannya juga, Kabupaten Sintang akan menyediakan tempat bermain anak yang bisa membangun disiplin, mental, kecerdasan seorang anak. “namun pembangunan tempat bermain ini harus disesuaikan  dengan tata ruang yang ada di Kota Sintang,” tandasnya.

Askiman juga menerangkan Kabupaten Sintang saat ini telah memasuki masa transisi, sedang menghadapi tingkat pertumbuhan yang begitu signifikan. Pada saat usia remaja, pergaulan bebas sudah mulai merambah melalui media massa yang negatif, maka upaya untuk menjauhkan anak-anak dari prilaku negatif menjadi sangat penting, sebab anak-anak adalah generasi penerus bangsa.

“Kita harus melakukan tindakan nyata  untuk memenuhi, melindungi, menjaga anak, dan nanti akan  dibentuk satu tim khusus untuk memantau perkembangan seorang anak”. Tutup Wakil Bupati Sintang. (Dicky/Mo).