ADVOKASI PROGRAM DESA LAYAK ANAK DI DESA RANGGO~PAJO

63

Dompu~NTB, kla.id, Guna mewujudkan Kabupaten Dompu sebagai Kabupaten Layak Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu melaksanakan berbagai Program dan Kegiatan Advokasi Model Pelayanan Ramah Anak dengan tujuan mewujudkan Desa Ranggo sebagai Desa Layak Anak.

Kegiatan Advokasi berlangsung di Ruang Kepala Desa Ranggo Kecamatan Pajo, Senin (20/01~2020), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu dikoordinir oleh HJ. NURJAYANTI, SKM.,MPH (Kepala Bidang Kelembagaan dan Gender) yang mewakili Kepala Dinas yang didampingi oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (MOHAMMAD FADILAH, SE.,M.Si), Kepala Seksi Peran Serta Anak (MUHAMMAD ISWAN, SKM), Kepala Seksi Pemenuhan Hak Anak (WAHYUDIN, S.Sos), Kepala Seksi Perlindungan Anak (SRI ASTINI, S.Sos) dan Kepala Seksi PUG Bidang Politik, Sosial dan Budaya (SUDARTINI) yang diterima langsung oleh Kepala Desa Ranggo beserta Jajarannya.

Kegiatan yang bertempat di Ruang Kepala Desa ini didasari atas Undang~Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang~Undang 17 Tahun 2016 yang diantaranya juga bertujuan untuk memberikan pemahaman dan Pemenuhan Hak Anak serta Perlindungan Khusus terhadap Anak maupun bagaimana langkah~langkah dalam membangun Ranggo sebagai Desa Layak Anak di Kabupaten Dompu.

Hal ini seperti disampaikan oleh HJ. NURJAYANTI, SKM.,MPH dalam sesi perkenalan.
“Berdasarkan Keputusan Bupati Dompu Nomor 463/100/DPPPA/2019 tentang Penetapan Desa Layak Anak Terintegrasi dengan Kampung Keluarga Berencana (KB) Tahun 2019, diharapkan semua Desa dalam Program Kampung KB di Kabupaten Dompu sudah Layak Anak” ujar UMI YAYA

Selain itu menurut Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak MOHAMMAD FADILLAH, SE.,M.Si, mengatakan melalui Program ini melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap Kebijakan Pemerintah tentang Perlindungan Khusus dan Pemenuhan Hak Anak melalui Pengembangan Desa Layak Anak.
“Melalui program ini pula diharapkan segala hak anak dapat terpenuhi, basik sejak di dalam kandungan maupun pada masa~masa tumbuh kembangnya, sehingga menghasilkan anak~anak yang berkualitas”, papar D’Dila.

Kepala Seksi Peran Serta Anak MUHAMMAD ISWAN, SKM memaparkan bahwa tujuan dibentuk Forum Anak Desa diantaranya adalah untuk memastikan bahwa setiap anak~anak khususnya yang ada di Desa Ranggo dapat terpenuhi hak~haknya seperti hak hidup, tumbuh kembang dan partisipasi.
“Tentunya Pembentukan Forum Anak Desa Ranggo ini bisa terlaksana atas kerjasama dan komunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa Ranggo, tentu kedepannya Forum Anak Desa ini harus ditindaklanjuti dengan kegiatan yang nyata”.

“Diharapkan agar Pemerintah Desa Ranggo maupun segenap Perangkat Desa diharapkan agar dapat meningkatkan partisipasi anak melalui Foum Anak Desa ini, seperti dalam hal segala Bidang Pembangunan di Desa yang dimulai dari Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi maupun Pelaporan harus melibatkan Partisipasi Anak, karena suara Anak tidak sama dengan Suara Orang Dewasa,” lanjut Iswan.

Menurut Kepala Seksi Pemenuhan Hak Anak WAHYUDIN, S.Sos, salah satu indikator hak anak terpenuhi adalah anak bisa berpartisippasi dalam lingkungan terkecilnya, yaitu keluarga hingga dalam kerangka Pembangunan Nasional.
“Harus dipastikan anak bisa bersuara dalam Pengambilan Keputusan di Keluarga, Pembangunan Nasional juga harus memperhatikan aspirasi dan suara anak” tuturnya.

Selain itu penguatan pada diri anak, pemenuhan hak anak melalui peran serta masyarakat juga perlu diperkuat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu akan terus berupaya mendorong Desa/Kelurahan maupun Kecamatan yang Anti Kekerasan dan Ramah Anak.
“Kita harus bersinergi dalam upaya mendorong peningkatan jumlah sarana dan prasarana yang ramah anak, seperti Desa/Kelurahan Layak Anak, Kecamatan Layak Anak, Sekolah Ramah Anak dan Puskesmas Ramah Anak”, ucap Yudhin.

Pihak Pemerintah Desa Ranggo melalui Kepala Desanya SUMARNI merespon positif atas Advokasi Program Desa Layak Anak dengan menyampaikan kesanggupannya dalam melaksanakan program dan kegiatan di Desa Ranggo dengan memperhatikan Pemenuhan Hak Anak, Partisipasi Anak maupun Perlindungan Khusus Anak dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Desa Tahun 2020.
“Semua ini menjadi tanggungjawab bersama dalam menjaga lingkungan agar anak~anak nyaman dan aman dalam bermain serta berinteraksi” pungkasnya.

[Yd/DP3A Dpu]