Alumni 1986 SMPN 1 Maros Baksos Untuk Kesehatan Gigi Anak

397
Pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan gigi di SMPN 1 Maros

Maros (kla.id) Alumni 1986 SMP Negeri 1 Maros melaksanakan bakti sosial dengan melaksanakan pemeriksaan gigi gratis dan ceramah ilmiah kesehatan anak. Sebanyak 600 orang dari jumlah 1.080 siswa SMPN 1 Maros, memeriksakan giginya ke dokter yang disediakan oleh alumni, Sabtu (10/2/2018).

Kegiatan yang kerjasama dengan Kajian Kedokteran Gigi Unhas ini melibatkan 35 orang dokter gigi dan tenaga medis, dengan menyasar peserta dari siswa-siswi SMPN 1 Turikale Maros. Selain pemeriksaan gigi, tak sedikit siswa mesti cabut gigi.

Panitia Pelaksana, Andi Darmawati yang juga menjabat Kabag Humas Pemkab Maros mengatakan, pemeriksaan dan pencabutan gigi gratis tersebut dilakukan, sebagai salah satu bentuk perhatian alumni ke siswa SMPN 1 Maros.

“Dari 1.080 siswa SMPN 1 Turikale Maros, 600 diantaranya datang mengikuti kegiatan pemeriksaan gigi gratis. Kami ingin, siswa memiliki gigi yang bagus,” katanya.

Kegiatan tersebut bertema, ‘Mari wujudkan senyum sehat anak Indonesia melalui upaya peningkatan status gizi dan kesehatan gigi anak di Kabupaten Maros”.

Ketua Panitia bersama Kepala SMPN 1 Maros

Sementara itu Ketua Tim Medis dari Kajian Penelitian Kedokteran Gigi Anak LP2M UNHAS, DR drg M Harun Achmad Mkes,Sp.KGA mengatakan kegiatan bakti sosial ceramah ilmiah kesehatan anak dan pemeriksaan gigi anak ini merupakan kolaborasi antara tim medis dari kajian penelitian kedokteran gigi anak dengan panitia reuni.

Dia mengatakan melalui kegiatan ini harapannya siswa dan siswi disini bisa tahu.

“Ini kan edukasi. Melalui kegiatan ini mereka lebih tahu tentang bagaimana kesehatan gigi anak,” katanya.

  • Pemeriksaan Gigi Siswa SMPN 1 Maros

Apalagi saat ini ada tiga item yang sedang tren dan menjadi masalah, yakni gizi buruk, obesitas dan kerusakan gig.

“Ini tiga serangkaian lagi tren diseluruh dunia dan ini menjadi tanggung jawab kita. Jadi konsen saya disitu. Karena tiga hal ini saling berkaitan, gizi buruk bisa menyebabkan kerusakan gigi, kerusakan gigi bisa menyebabkan gizi buruk dan obesitas bisa menyebabkan kerusakan gigi anak,” jelasnya.