Bimtek Gugus Tugas KLA Provinsi Kalimantan Utara

140

Tarakan (kla.id) – Bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Padmaloka Tarakan tanggal 12 November 2019 dilaksanakan acara Pembukaan Bimtek Gugus Tugas KLA Tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Utara yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Provinsi Kalimantan Utara, Drs. H. Suryanata, MM, Gubernur menegaskan bahwa anak adalah aset bangsa yang harus dipenuhi dan dilindungi hak-haknya.  Karena baik buruknya bangsa kita kedepan tergantung baik tidaknya kita memperlakukan anak-anak kita saat ini. Oleh karena itu Kabupaten/Kota Layak Anak harus segera kita wujudkan agar anak-anak kita mendapatkan hak-hak sebagaimana mestinya.

Lebih lanjut Gubernur menekankan bahwa terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak bukan hanya pekerjaan satu OPD tapi adalah sinergi antara semua OPD dan stakeholder terkait, masyarakat, dunia usaha dan media massa.

Acara sosialisasi diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari OPD terkait di Provinsi Kalimantan Utara yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 11-14 November 2019 menghadirkan 2 narasumber  yaitu :

  • H. Suryanata, MM selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Provinsi Kalimantan Utara
  • Hj. Nurhayati, M.Pd, selaku Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Provinsi Kalimantan Utara.
  • Syamsaimun, SP, selaku narasumber dari Bappeda dan Litbang Provinsi Kalimantan Utara.

Pada hari terakhir pelaksanaan pelatihan, peserta yang terbagi dalam 5 kelompok mewakili 5 klaster dalam KLA diminta untuk membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) yang nantinya akan dituangkan dalam kegiatan OPD terkait untuk mendukung KLA.

Kedepannya agar kegiatan-kegiatan seperti ini semakin sering dilaksanakan untuk mendukung terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak dan Provinsi Layak Anak (Provila) di Kalimantan Utara.

(Neni)