Bunda PAUD SulSel Bakal Bangun Taman Bermain Anak Kampung Matoa

108
Lies berencana membangun Taman Bermain Anak.
Bunda PAUD SulSel (gaun kuning) berbicara dihadapan puluhan anak Kampung Matoa (09/08/19).

Makassar. Hj Liestiaty F Nurdin selaku Bunda PAUD SulSel sekaligus sebagai Ketua TP PKK SulSel mengaku sangat prihatin dengan minimnya fasilitas bermain untuk anak-anak. Karena itu, saat berkunjung ke Kampung Matoa, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Lies berjanji membangun taman bermain di daerah tersebut.

“Insya Allah dalam waktu dekat, Ibu akan buatkan taman bermain disini. Minta tolong Pak Lurah, diukur berapa luasnya area ini”, tuturnya.

Dikatakan di tengah warga Kampung Matoa, Jum’at (09/08/19). Saat itu dirinya sengaja berkunjung untuk membagikan ratusan perlengkapan sekolah kepada anak-anak.

“Jadi nanti ada ayunan, seluncuran dan anak-anakku bisa main di taman. Kalau sudaj ada taman, semoga anak-anakku semakin mengurangi bermain HP”, jelas dia.

Kehadiran ponsel dewasa ini menurut Isteri Gubernur SulSel itu telah masuk hingga ke rumah-rumah bahkan ke dalam kamar. Anak-anak lebih banyak berinteraksi dengan gadget dibanding memainkan permainan rakyat.

“Jangan terlalu banyak main HP nak, nanti matanya rusak. Lebih baik main karet, dende-dende dan banyak lagi permainan yang lebih menyenangkan sekaligus belajar”, imbuhnya.

Dengan taman bermain yang dilengkapi fasilitas permainan khusus anak, Lies meyakini jika itu mampu membantu anak lebih aktif bergerak. Syaraf motori anak akan dirangsang untuk lebih kreatif lagi.

Kepada orang tua khususnya di Kampung Matoa, Bunda PAUD SulSel mengingatkan untuk membuatkan bekal bagi anaknya saat ke sekolah. Tentu kata Lies hal itu akan mengurangi perilaku anak yang kerap jajan makanan yang kurang terjaga kesehatannya.

Sementara kepada anak, Lies memotivasi untuk giat belajar. Kelak kepintaran dan kecerdasan itu akan mengantarkannya ke gerbang kesuksesan.

“Rajin belajar ya anak-anakku, janji ya. Kalau kalian pintar dan sudah besar, nanti bisa masuk perusahaan besar seperti PT Energi Sengkang”, pungkasnya.

Diketahui bantuan perlengkapan sekolah yang diserahkan di Kampung Toa datangnya dari PT Energi Sengkang. Tiap paketnya berupa tas sekolah yang didalamnya sudah dikemas buku tulis, mistar, pensil, penghapus, pulpen, pensil warna, thumbler dan snack.

Lies kemudian berharap agar kepedulian PT Energi Sengkang tidak berhenti disitu saja. Anak-anak lainnya membutuhkan bantuan serupa. (AMBAE)