Desa Bontotallasa Kabupaten Maros Laksanakan Pelatihan Desa Layak Anak

41

Maros (kla.id)

Pelatihan Desa Layak Anak di Desa Bontotallasa

Desa Bontotallasa Kecamatan Simbang Kabupaten Maros melaksanakan Pelatihan Desa Layak Anak  sebagai upaya melaksanakan pemenuhan hak dan perlindungan anak yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Bontotallasa, Senin (21/10/2019).

Kegiatan Pelatihan di buka oleh H. Mustari, SE Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat mewakili Camat Simbang yang menyampaikan dukungan terhadap upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui Desa Layak Anak, dan akan berupaya mewujudkan Kecamatan Layak Anak.

Sementara Kepala Desa Bontotallasa Sultan menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan Desa Layak Anak merupakan kegiatan dengan menggunakan anggaran Dana Desa dengan harapan dapat mewujdkan Desa Bontotallasa sebagai Desa Layak Anak yang pada Tahun 2018 yang lalu telah melaksanakan Deklarasi Desa Layak Anak dan Pembentukan Forum Anak Desa.

“Desa Bontotallasa akan berupaya memenuhi indikator Desa Layak Anak, dan pada hari Selasa (24/09/2019) yang lalu juga dilaksanakan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak sebagai salah satu upaya perlindungan terhadap dampak buruk perkawinan usia anak”, ujar Sultan.

Pelatihan Desa Layak Anak dihadiri oleh Perangkat Desa bersama seluruh Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Babinkamtibmas dan para Kader Desa yang akan menjadi penggerak dalam mewujudkan Desa Layak Anak.

Untuk memperkuat pelaksanaan Desa Layak Anak, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros Idrus hadir menyampaikan materi Indikator Desa Layak Anak yang menyampaikan bahwa Desa Layak Anak adalah pembangunan desa yang menyatukan komitmen dan sumberdaya pemerintah desa yang melibatkan masyarakat dan dunia usaha yang berada di desa dalam rangka mempromosikan, melindungi, memenuhi dan menghormati hak anak.

“Pemerintah Kabupaten Maros telah memiliki Peraturan Daera Nomor 8 Tahun 2017 tentang Kabupaten Layak Anak dan Peraturan Bupati Maros Nomor 79 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengembangan Desa/Kelurahan Layak Anak”, ujar Idrus.

Indikator Desa/Kelurahan Layak Anak

Selanjutnya Idrus menyampaikan bahwa untuk mewujudkan Desa Layak Anak harus memenuhi indikator sebagai berikut :

  1. Kebijakan/peraturan desa tentang perlindungan anak.
  2. Data/profil anak desa yang terpilah menurut jenis kelamin, umur dan karakteristik lainnya.
  3. Forum Anak Desa aktif dan terlihat dalam Musrenbang Desa.
  4. Kelompok olahraga/kesenian anak/lainnya.
  5. Forum Anak Desa/Kelurahan berperan sebagai Pelopor dan Pelapor.
  6. Seluruh anak mendapatkan kutipan akta kelahiran.
  7. Tidak ada perkawinan anak.
  8. Tidak ada gizi buruk.
  9. Semua anak mendapat pendidikan formal/non-formal.
  10. Ada Ruang baca anak.layanan informasi layak anak (ILA).
  11. Ada kelompok konsultasi keluarga.
  12. Ada ruang publik bebas asap rokok.
  13. Ada layanan PAUD-HI .
  14. Ada ruang/taman bermain bagi anak.
  15. Inovasi Desa Untuk Menjadi Layak Anak.
  16. Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).