Festival Anak Shaleh Wajo Dibanjiri Peserta

73

Wajo (kla.id) Festival Anak Shaleh Indonesia tingkat Kabupaten Wajo XI mulai digelar Sabtu s/d Ahad, 8-9 Februari 2020 bertempat Gedung Aisyiyah JL. KH. Muh. As’ad, Sengkang.

Hadir Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Kabag Kesra Pemda Wajo yang mewakili Bupati Wajo, ibu Ketua Tim Penggerak Kabupaten Wajo selaku panitia umum FASI Tingkat Provinsi, dan ratusan peserta dari 14 kecamatan dan berbagai TPA yang ada di Kabupaten Wajo, Sengkang (08/02/20)

H.Agustan Ranreng, S. Ag., selaku ketua DPD BKPRMI Wajo sangat berharap semoga pada FASI tingkat provinsi nanti bisa lolos sebagai juara umum I yang akan mewakili LPPTKA BKPRMI Sulsel ke tingkat nasional di Palangkaraya bulan Juni 2020 nanti. “Peserta yang lolos nanti akan dibina langsung dari pelatih nasional untuk persiapan mengikuti seleksi FASI XI tingkat propinsi yang akan dilaksanakan bertepatan Hari Jadi Wajo nantinya” ungkap ketua DPD BKPRMI Wajo yang juga anggota DPRD Wajo ini

Sementara itu, Hj. Sitti Maryam, istri Bupati Wajo selaku Ketua Umum FASI XI tingkat Propinsi, berharap panitia terus bersinergi demi suksesnya kegiatan FASI nantinya. “Mudah-mudahan apa yang diharapkan panitia bisa terwujud dan sebagai ketua panitia, berharap peserta dibina dengan baik, setelah dan sesudah lomba, jangan sampai hanya berakhir untuk juara lomba saja” harapan ibu Maryam

Begitupun ketua DPW BKPRMI Sulsel, Hasid Hasan Palogai, optomis dengan harapan DPD BKPRMI Wajo untuk menjadi juara umum I. “Saya yakin Wajo selaku tuan rumah FASI tingkat propinsi nanti bisa juara umum satu karena disini banyak melahirkan ulama terkenal, bahkan di daerah-daerah lain pembina TPA-nya banyak yang pernah belajar di Sengkang, tatapi perlu belajar sama DPD BKPRMI Bone, karena sudah tiga kali juara umum satu secara berturut-turut” tegas ketua DPW Sulsel.

Sebagai ketua panitia, Samsinar mengungkapkan bahwa FASI XI kali ini mengambil tema BISA JUARA SATU, Bina Santri, Jujur, Arif, Ramah, Sabar, dan Tulus. Semula peserta hanya puluhan orang, tetapi karena diberi kesempatan kepada peserta untuk mendaftar setelah batas waktu akhirnya peserta melebihi target yang diperkirakan panitia. ungkapnya