FFASS 2018 Di Lutra, Bantaeng Utus 16 Anak FABT

416
Pemerintah Kabupaten Bantaeng utus 16 anak FABT ikuti FFASS 2018.
Duta Anak Kabupaten Bantaeng ikuti proses Pembukaan Festival Forum Anak Sulawesi Selatan (FFASS) Tahun 2018 di Masamba, Kabupaten Luwu Utara (29/03/18).

Luwu Utara, Kamis (29/03/2018). Sedikitnya 16 anak yang tergabung dalam Forum Anak Butta Toa (FABT) turut ambil bagian dalam perhelatan Festival Forum Anak Sulawesi Selatan (FFASS) Tahun 2018. Selama 3 hari berturut-turut, kegiatan ini dipusatkan di Hotel Remaja Indah, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel), tepatnya 29-31 Maret 2018.

Rombongan yang dipimpin Kasi Perlindungan Anak, Ramlah tiba sehari sebelumnya, 28 Maret 2018 dan langsung melibatkan diri mengikuti sejumlah persiapan, khususnya bagi 4 orang Duta Anak dari FABT. Tak hanya itu, Anggota FABT lainnya tetap aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Ditambah lagi hubungan emosional Forum Anak Sulawesi Selatan (FASS) dan FABT terbilang amat dekat. Ketua FASS Periode 2017-2018, Muhammad Adwi Haska yang lebih akrab dijuluki Gubernurnya Anak SulSel merupakan perwakilan anak FABT.

Berbagai kegiatan bakal mengisi ajang Festival kali ini. Bermula dengan pembukaan pada Kamis pagi jelang siang (29/03/18) yang berlangsung di Lapangan Taman Siswa yang dibuka secara resmi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Provinsi SulSel, Hasan mewakili Gubernur SulSel. Turut hadir pula Bupati Lutra, Indah Putri Indriani, Kadis PPPA SulSel, Andi Murlina, unsur Forkopimda Kab Lutra, Kepala OPD Kab Lutra serta para Kepala Bidang P3A dari 24 Kabupaten/Kota se-SulSel.

Secara keseluruhan sebanyak 250 anak dari 24 Kabupaten/Kota aktif terlibat ikuti FFASS 2018. Dilaporkan Kadis PPPA SulSel selaku Ketua Panitia bahwa FFASS bertujuan memberikan wadah penyaluran hak partisipasi anak. Selain itu event ini akan menentukan delegasi anak ke tingkat nasional. “Festival ini kita tujukan untuk meningkatkan partisipasi anak dalam menyalurkan haknya. Di akhir kegiatan nanti akan diisi dengan senam bersama di Taman Lestari Sulikan serta outbound di Rumah Pohon, Desa Baloli.

Rangkaian kegiatan lainnya diantaranya Penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus FASS Tahun 2017-2018., Evaluasi Program Kerja, Peningkatan Kapasitas Forum Anak terkait Konvensi Hak Anak. Pemilihan Ketua FASS Periode 2018-2019, Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD), Pembekalan Delegasi Anak menuju FAN 2018 di Surabaya, Jawa Timur dan yang paling dinantikan yakni pemberian FFASS Award.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Hasan mengemukakan, “Partisipasi anak tertinggi adalah keikutsertaan anak dalam proses pembangunan ditunjukkan melalui keikutsertaan anak dalam Musrenbang tingkat Provinsi SulSel baru-baru ini. Selanjutnya delegasi Anak SulSel ini akan membawa nama baik SulSel ke kancah Forum Anak Nasional di Surabaya. Saya berharap anak-anak kita mendapatkan prestasi di tingkat nasional. Bahkan besar harapan saya menjadi salah satu utusan anak se-Asia Pasifik.”

Sebelumnya Bupati Lutra sampaikan hal senada. menurutnya anak-anak sebenarnya tidak menuntut tapi menantikan haknya. Olehnya seluruh pihak berkewajiban memberikan semua itu. “Anak2 Lutra, anak-anak SulSel bukan hanya anak-anak dari Bapak/Ibu yang menghadirkannya. Tapi dia anak kita semua. Apa yang jadi haknya menjadi tanggung jawab kita semua. Kita berharap bahwa kehadiran kita hari ini sebagai wujud komitmen terhadap pemenuhan hak anak. Kami berharap pada anak sekalian bahwa jadilah dirimu sendiri, be yourself.” harapnya.

Kehadiran delegasi anak Bantaeng dalam perhelatan ini diharapkan dapat mempersembahkan prestasi lebih baik dari FFASS sebelumnya. Dimana tahun 2017 dilaksanakan di Kota Makassar, Tahun 2016 di Kabupaten Bone. Apalagi Kabupaten Bantaeng tercatat pernah jadi tuan rumah FFASS di tahun 2015. (AMBAE)