Gelar Online Meeting, Liestiaty F Nurdin Himbau Bunda PAUD Lebih Kreatif

162
Online Meeting Bunda PAUD SulSel.
Online Meeting bersama Liestiaty F Nurdin (kiri) diikuti seluruh Bunda PAUD se-SulSel (19/06/20).

Makassar. Bunda PAUD SulSel (Sulawesi Selatal), Hj Liestiaty F Nurdin mengajak seluruh Bunda PAUD Kabupaten/Kota di daerah ini mengoptimalkan perannya dalam mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19, utamanya bagi anak usia dini. Beberapa langkah bisa ditempuh Bunda PAUD di masa pandemi sebagai antisipasi penyebaran virus, khususnya di kalangan anak-anak.

“Peran Bunda PAUD dalam masa pandemi COVID-19 ini diantaranya aktif memotivasi keluarga, pengelola dan penyelenggara layanan PAUD untuk tetap melakukan pendampingan pembelajaran dari rumah, sesuai protokol yang telah ditetapkan, khususnya edukasi informasi yang benar mengenai Covid-19,” kata Lies.

Disampaikan dari kediaman pribadinya di Perumahan Dosen UNHAS (Universitas Hasanuddin) Makassar pada Jum’at (19/06/20). Dia menjadi Pembicara Utama Online Meeting dengan mengantarkan materi “Peran Bunda PAUD Dalam Masa Pandemi COVID-19 dan New Normal”.

Kegiatan daring bertajuk “Bersama Melawan COVID-19 Menuju New Normal” melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting itu diikuti seluruh Bunda PAUD di SulSel. Sementara Pemantik dipercayakan kepada Child Protection Specialist UNICEF Makassar Field Office, Amelia Tristiana serta dipandu Ira Husain (Program Manager ICJ Makassar) sebagai Moderator.

Menurutnya, Bunda PAUD bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama maupun tokoh sentral lainnya memiliki peran untuk mengadvokasi. Melakukan sosialisasi kepada masing-masing keluarga mengenai pencegahan dan penularan COVID-19.

Terutama kata dia adanya pemberlakuan New Normal bagi anak usia dini. Karenanya kata Lies, dibutuhkan upaya kreatif dan inovasi yang mampu membuat anak ikut menerapkan perilaku sesuai protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.

“Misalnya melalui lagu, anak-anak mudah mengerti jika disampaikan melalui lagu, bagaimana mencuci tangan, menjaga jarak dengan teman, hingga menggunakan face shield karena anak-anak usia di bawah dua tahun tidak disarankan menggunakan masker”, paparnya.

Bersama Pengurus Bunda PAUD SulSel, dia berencana menggelar Lomba Cipta Lagu Anak. Selain itu akan membuat modul menarik, berisi tata cara mencegah dan memutus penularan COVID-19.

Lies berharap, setiap Bunda PAUD mampu memunculkan ide dan inovasi agar masyarakat memanfaatkan peluang meningkatkan ekonomi keluarga. Bisa dengan membuat masker dan face shiled anak maupun stiker perilaku hidup sehat.

Upaya lain yang perlu dilakukan adalah aktif berinovasi menciptakan menu sehat dan variatif bagi anak serta aktif memberi materi mengenai edukasi dan perawatan anak. Tak kalah pentingnya bagaimana menjalin kerja sama dengan mitra maupun lembaga dan tokoh untuk mendukung kegiatan anak usia dini. (AMBAE)