Hidupkan Amaliah Ramadhan, Dinkes Bantaeng Gelar Lomba Da’i Kesehatan

378
Lomba Da'i Kesehatan uji 7 materi kesehatan bagi peserta.
25 orang peserta bersaing pada Lomba Da’i Kesehatan yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng (30/05/18).

Bantaeng (kla. id)

Rabu (31/05/2018). Bekerja sama dengan Dharma Wanita, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng menggelar lomba Da’i pelajar tingkat Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini bakal berlangsung selama dua hari, 30 Sampai 31 Mei 2018 di Mushallah As Syifaa Dinkes Bantaeng, Jl Andi Mannappiang, Kecamatan Bantaeng.

Abd Rasyid selaku Ketua Panitia Penyelenggara menyatakan bahwa materi yang menjadi topik ceramah yang dilombakan sudah disiapkan panitia. Beberapa topik materi disiapkan yakni Kesehatan Ibu dan Anak, Penyakit Menular, Penyakit Tidak Menular, Keaehatan Lingkungan, Kesehatan Olahraga, PHBS dan tentang gizi.

Peserta lomba yang diterima hanya dari kalangan pelajar SLTP dan sederajat. “Kita berharap lomba yang dilaksanakan ini dapat berjalan sukses dan menghasilkan cikal bakal da’i di daerah ini”, ujarnya.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan, dr Andi Ihsan mengkonfirmasi jika kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menghidupkan amaliah-amaliah ramadhan tahun 2018. Lewat moment Ramadhan ini kita berupaya meningkatkan akselerasi penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat.”

Melalui lomba tersebut sedapat mungkin jadi penyambung lidah dan penyampai informasi pada masyarakat luar. Peserta dituntut peran aktifnya dalam proses tersebut, khususnya generasi muda dari kalangan pelajar yang mana diharapkan mengambil peran signifikan dan berkesinambungan.

Ditambahkan Ichsan, “Lewat upaya ini dituntut peran serta masyarakat dalam proses tersebut dan tidak terkecuali dari segmen pelajar diharapkan dapat mengambil peran signifikan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat”.

Dirinya berharap tidak sampai disini saja, baik peserta yang jumlahnya 25 orang maupun komponen lain yang berpartisipasi atas suksesnya lomba. Diharapkan seluruh peserta yang ikut lomba diberikan pembinaan lanjutan oleh Dinas Kesehatan dalam upaya optimalisasi penyebaran informasi kesehatan di masyarakat. (AMBAE)