IGTKI Dan IGRA Kabupaten Bulungan Sukses Selenggarakan Manasik Haji Cilik Akbar 2018

823

   Tanjung Selor (kla.id) – Begitu antusias dan semangat dalam melaksanakan kegiatan Manasik Haji, ratusan anak-anak dari sekolah Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) memadati halaman komplek Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor.
Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama dari Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (RA) Kabupaten Bulungan. Setidaknya 671 anak terlibat dalam memeriahkan Manasik Haji Cilik Akbar tahun 2018.
“Jadi kegiatan manasik gabungan ini baru pertama kita lakukan dimana diikuti setidak 17 lembaga TK dan RA Se-Bulungan. Dan ini merupakan program dari IGTKI dan IGRA Bulungan,” ungkap Ketua Panitia Manasik Haji Cilik Akbar, Wardah Bansir di Tanjung Selor (29/09/2018).
Dia menyebutkan jika manasik haji di laksanakan guna mengenalkan anak-anak sejak dini terkait sejarah dari Nabi Ibrahim.
“Banyak hikmah dari penyelenggaraan kegiatan ini, utamanya untuk mengenalkan Allah. Dan agar supaya tumbuh kecintaan terhadap Rasulullah dari peserta haji cilik ini,” bebernya.
Wardah menjelaskan jika ada rangkaian praktek haji yang dilaksanakan seperti di mulai dari Padang Arafah. Kemudian menuju ke Musdalifah untuk mengambil batu dan akan di bawa ke Mina untuk melontar jumrah. Setelah itu menuju ke Kabah untuk melaksanakan thawaf, lalu melaksanakan Sa’i yakni berkeliling sebanyak 7 kali di bukit Safa dan Marwa.
“ada rangkaian yang kita perkenalkan kepada anak-anak kita ini, ada 671 anak yang terlibat,” sebutnya.
 Tampak juga hadir dari Pemerintah Kabupaten Bulungan yakni perwakilan dari Bupati Bulungan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan dan Kementerian Agama Bulungan.
Di tempat yang sama, Ketua IGTKI Bulungan, Zulhidiansyah SE berharap dari kegiatan manasik haji agar bisa menumbuhkan rasa kecintaan terhadap Rasulullah Muhammad SAW. Dan juga dapat meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah SWT.
“Kami berharap agar anak-anak ini lebih faham dan mengerti,” ujarnya.
“Untuk program ini sudah satu tahun yang lalu masuk dalam program kegiatan IGTKI Bulungan. Alhamdulillah, berkat kerjasama teman-teman panitia tahun ini terlaksana,” sambungnya.
Adapun tujuan dari kegiatan tersebut dia menjelaskan agar meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Wathonih serta tanggung jawab sebagai lembaga pendidikan islam, agar dapat meningkatkan keimanan peserta didik. Kemudian meningkatkan kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sehingga menunjang peningkatan mutu taman kanak-kanak.
“Jadi mereka juga dapat mengenal tentang sejarah nabi Ibrahim dan Nabi Ismail” ungkap Zulhidiansyah.

(Neni)