Kemen PPPA Memperingati Puncak Hari Anak Nasional Tahun 2021

189

Palangka Raya (kla.id) Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli setiap tahunnya. Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) merupakan bagian penting dalam upaya bersama mengampanyekan pemenuhan hak dan perlindungan anak indonesia. Berdasarkan Keputusan Presiden Repuplik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 telah ditetapkan Hari Anak Nasional setiap tanggal 23 Juli yang dilaksanakan oleh pemerintah tingkat pusat dan daerah serta perwakilan RI di luar negeri. Hal ini untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa indonesia dalam menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh kembang kembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Forum Anak Nasional (FAN) terdapat di 34 provinsi 458 Kabupaten/Kota 162 Kecamatan dan 2694 Desa/Kelurahan di seluruh indonesia.

Menteri PPPA RI,Bintang Puspayoga pada acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2021 secara Virtual, Jum’at 23 Juli 2021

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP PA) dengan Tema HAN tahun 2021 adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan pesan utama “Anak Peduli di Masa Pandemi” yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 23 Juli 2021 secara online melalui Youtube Kemen PP PA. Tema ini menggambarkan komitmen pemerintah dan masyarakat untuk tetap berpartisipasi dalam melindungi anak-anak Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Peringatan Hari Anak Nasional dilakukan sebagai bentuk penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Presiden RI, Joko Widodo dalam memberikan pesan pada acara Puncak Hari Anak Nasional Tahun 2021 secara vitual (Jum’at 23 Juli 2021)

Kehadiran Bapak Presiden Joko Widodo dalam memberikan aspresiasi dan pesan untuk Anak Indonesia, menitip pesan anak-anak harus semangat tetap belajar meskipun tidak sekolah, jangan lupa selalu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan juga menjaga jarak kalau berbicara dengan yang lainnya juga mengingatkan kepada teman-temannya, tetangganya selalu pakai masker kalau keluar rumah. Anak-anakku semua adalah masa depan indonesia harus tetap semangat belajar dan terus lah bergembira, rajin beribadah dan yang lupa berdoa kepada Tuhan Yang Esa untuk memohon untuk perlindungan bagi kita semua bagi bangsa indonesia, Selamat Hari Anak Nasional untuk anak-anakku di indonesia, Anak Terlindungi Indonesia Maju.

Meteri PPPA, Bintang Puspayoga pada acara Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021 secara virtual (Jum’at 23 Juli 2021)

Bunda Bintang dalam sambutannya puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) mengatakan meskipun demikian pandemi yang membatasi gerak fisik kita tidak membatasi semangat anak-anak indonesia dalam berimajinasi dan kreasi. Himbauan untuk tetap di rumah pada kenyataan nya dapat di manfaatkan secara positif oleh anak-anak kita. Melalui bakat, talenta dan keahliannya yang luar biasa. Mereka dapat mengisi waktu luang dengan berekpresi melalui berbagai karya seni. Pada Hari yang spesial ini dengan rasa bangga saya ingin mengajak kita semua untuk menikmati bersama dunia imajinasi kreaktivitas dengan kecerdasan karya anak-anak indonesia melalui persembahan karya lukis, ilusi, musik serta cerpen dan komik oleh forum anak. Adapun persembahan eksulif ini sudah dikemas, di edit dan di sutradarai oleh forum anak, demikian juga persembahan luar biasa iringan lagu pancasila menggunakan alat musik tradisional angklung olemh lembaga pembinaan khusus anak-anak. Hari ini kita merayakan Hari Anak Nasional tahun 2021, perayaan hari anak nasional ini telah momentum pengingat bagi kita semua masyarakat indonesia untuk mengingatkan hak-hak dasar anak dimana terdapat 4 hak dasar anak yaitu hak hidup, hak untuk tumbuh dan berkambang, hak untuk mendapatkan perlindungan dan hak untuk  berpartisipasi. Hak-hak tersebut harus dijamin oleh semua pihak mulai dari orangtua, lembaga masyarakat, dunia usaha,media, pemerintah maupun agama. Maka meskipun hari anak nasional jatuh sekali tiap tahunnya pemenuhan hak anak harus dilakukan setiap hari. Terpenuhinya hak-hak dasar anak ini nantinnya akan mendukung tumbuh kembang anak ini secara optimal. Oleh karnannya hak-hak dasar harus dapat dinikmati setiap anak tanpa kecuali situasi sesulit apa pun.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly memberikan pesan pada acara Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021 secara virtual (Jum’at 23 Juli 2021)

Menkumham RI, Yasonna H. Laolu menyampaikan pesan kepada anak-anak indonesia pada Hari Anak Nasional, Masa depan indonesia terletak tangan dan pundak anak-anak. Melindungi kepentingan terbaik bagi anak sama artinya melindungi masa depan bangsa kita dan umat manusia. Konsitusi negara republik indonesia dengan jernih menyebutkan bahwa setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, ini bukan hanya berarti bahwa negara mengakui hak anak tetapi juga bertanggungjawab menjamin pemenuhannya.  Begitupun terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum kenyataan bahwa mereka harus masuk dalam sistem peradilan pidana anak dan sebagai di antara mereka mesti menjalani masa pidana tak berarti bahwa perlindungan, pembimbingan, pembinaan, pendidikan dan pelayanan kesehatan mereka boleh terabaikan upaya menjaga kepentingan terbaik anak yang berhadapan dengan hukum. Pemberian remisi bukan sekedar amanat undang-undang melainkan bentuk nyata kepedulian Kementerian Hukum dalam mengedepankan kepentingan anak dan mempercepat proses integrasi anak ke tengah-tengah masyarakat. Satu-satunya harapan dari remisi ini tak lain agar anak bisa semakin cepat berkumpul kembali dalam rangka menata kembali masa depannya menjadi baik lagi. Tentu misi ini akan lebih mudah tercapai bila semua pihak juga berkomitmen untuk menghapus stigma terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum. Saya Yasonna H.Laoly Menteri Hukum dan HAM RI meminta kita semua untuk tidak melihat anak-anak yang pernah berhadapan dengan hukum sebagai penjahat kecil melainkan calon-calon penerus bangsa yang tetap harus dilindungi haknya untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan, identitas dan dapat berpartisipasi dalam pembangunan. Kepada anak-anakku semuannya pegang tegug keyakinanmu akan masa depanmu yang lebih baik pelihara optimismemu demi bisa menghasilkan karya terbaik. Jaga semangatmu untuk tetap melangkah maju. Bilapun menemui kendala, percayalah bahwa badai pasti berlalu dan gelapnya malam akan selalu hilang terganti oleh hangatnya mentari pagi.

Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dalam memeberikan pesan Pada acara PUncak Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021, virtual Jum’at 23 Juli 2021

Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI menyampaikan pesan bahwa anak-anak indonesia adalah generasi penerus bangsa. Jadi anak-anak harus tumbuh sebagai anak-anak yang sehat dan yang paling utama harus rajin belajar untuk bisa menuntut ilmu dan dengan selalu riang dan gembira. Anak-anakku di seluruh tanah air kita yang tercinta harus mempunyai cita-cita yang besar jadikanlah dirimu selalu maju ke depan mempelajari hal-hal yang berguna bangsa masa depan bangsa dan dirimu sendiri. Perkuatlah rasa percaya diri karna bangga dengan jati diri dan kebudayaan bangsamu itulah yang akan juga mengangkat kamu menjadi seseorang yang berguna. Anak-anak indonesia sangat memiliki kemampuan dan harapan bisa bekerja kerasuntuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya. Bung Karno Bapak bangsa kita pernah mengatakan gantungkanlah cita-citamu setinggi bintang di langit, karena kenapa kalau kamu jatuh, jatuhnya ke bintang-bintang tersebut, alangkah indahnya mimpi-mimpi itu tersebut. Ibu Mega juga mengatakan guru yang paling baik atau istimewa adalah alam semesta. Dan tentunya kita tidak mau dibedakan oleh sebab itu seluruh warga indonesia termasuk anak-anak mempunyai hal yang sama dan setara, ayo berjuang anak-anakku selalu harus belajar jangan malas. Dari kecil anak-anak harus percaya diri, dibangun rasa percaya dirinya fighting spiritnya semangatnya karena tanpa itu kita akan menjadi orang yang berputus asa yang sama sekali sangat tidak bisa akan merasa diri kita mempunyai guna itu banyak sekali yang ibu lihat. Itu berarti  apakah orang itu bisa memperbaiki dirinya tentu itu sangat bisa yang paling penting kemauan dan niat. Ayo sekali lagi anak-anakku rajin belajar.