Kemen PPPA RI Talkshow “Daycare Ramah Anak Mendukung Peningkatan Produktivitas Pekerja”

51

Palangkaraya (kla.id) Dalam rangka memperkuat upaya pemenuhan hak anak terutama bagi anak-anak dari para pekerja di perusahaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) cq. Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak mengadakan Talkshow dengan tema “Daycare Ramah Anak Mendukung Peningkatan Produktivitas Pekerja”, yang dilaksanakan pada hari kamis 8 oktober 2020 pukul 09.00 Wib – 12.00 Wib melalui  aplikasi Zoom Meeting dan kanal Youtube Kemen PPPA. Peserta Daycare Ramah Anak Mendukung Peningkatan Produktivitas Pekerja terdiri dari kemen pppa,  Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan  Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi dan kab/kota, Puspaga, organisasi profesi, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Lembaga Internasional dan media Fortapena.

Lenny N. Rosalin Deputi Tumbuh Kembang Anak Pada Kegiatan Daycare Ramah Anak, Kamis 08 Oktober 2020

Tujuan dari Daycare Ramah Anak Mendukung Peningkatan Produktivitas Pekerja adalah sebagai upaya desiminasi kepada stakeholders agar turut berperan dalam pengembangan dan penyediaan layanan Daycare Ramah Anak.  Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny N Rosalin ”Kebijakan Kebijakan Daycare Ramah Anak”, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi, Widodo Mktiyo “Peran Bakohumas dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah Daycare Ramah Anak Melalui Media Kehumasan”, Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan, dr. Erna Mulati “Protokol Kesehatan dalam Pengembangan Daycare Ramah Anak”, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, Ilhamsyah “Peran Konferensi Buruh dalam Mendukung Daycare Ramah Anak”, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati “Peran KPAI dalam Pengawasan Daycare Ramah Anak. Ketua APSAI Luhur Budiarso “Peran ASPAI dalam Penyediaan Daycare Ramah Anak di Perusahaan”, Daycare Rumah Bahagia, Domin Dhamayanti “Praktik Baik Daycare Rumah Bahagia dalam Masa Pandemi Covid-19. Talk Show Daycare Ramah Anak dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan paparan narasumber tanya jawab di pandu moderator Sonya Helen Sinombor.

Deputi Tumbuh Kembang Anak Lenny N. Rosalin dalam paparannya mengatakan kondisi pekerja perempuan, perempuan menikah berusia 16-49 tahun yang bekerja baik disektor formal maupun informal lebih rendah yaitu 44,29% dari pada perempuan yang tidak menikah (SDKI 2017). Angka tersebut turun menjadi 41.78%, ketika perempuan lebih memiliki lebih dari dua anak. Penurunan signifikan sebesar 19% terjadi pada perempuan menikah dan memiliki anak balita. Hal ini menunjukkan usia anak menjadi faktor penurunan angka pekerja perempuan. Hal ini dipengaruhi ekspektasi masyarakat terhadap perempuan untuk merawat anaknya (domestic roles). Jumlah Daycare tahun 2017 lembaga 3.092 pendidk 7.310, peserta didik 81.701 pengelola 1.960. Sebelum adanya Daycare Ramah Anak pengasuhan anak belum optimal setelah adanya Daycare pekerja produktif dan pengasuhan optimal.

Erna Mulati, MSc., CMFM Direktur Kesehatan Keluarga dalam paparannya ada 12 Kesiapan Daycare dalam menerapkan AKB antara lain :

  1. Tersedia Air Bersih yang cukup
  2. Sarana CTPS tiap ruangan dan lokasi strategis
  3. Ventilasi memadai
  4. Disinfeksi sarara prasarana rutin
  5. Toilet bersih dan layak
  6. Pengukuran suhu
  7. Meja/ bangku berjarak 1.5 meter
  8. Tempat Satgas/ gugus tugas
  9. Regulasi alur masuk/ keluar dan antar ruangan, protokol tamu
  10. Informasi penularan covid dan perilaku hidup sehat
  11. Label pada sarana agar memenuhi prinsip jaga jarak
  12. Pemilahan ruangan dan lingkungan memenuhi standar kesehatan

Rita Pranawati Wakil Ketua KPAI menambahkan tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) adalah melakukan pengawasan pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak, memberikan masukan dan usulan dalam perumusan kebijakan tentang penyelenggaraan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi mengenai perlindungan anak, menerima dan melakukan penelaah atas pengaduan masyarakat mengenai pelanggaran hak anak, melakukan mediasi atas sengketa pelanggaran hak anak, melakukan kerkasama dengan lembaga yang dibentuk masyarakat di perlindungan anak dan memberikan laporan kepada pihak berwajib tentang adanya dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang ini.

Narasumber Ketua ASPAI Luhur Budiarso pada Kegiatan Daycare Ramah Anak, Kamis 08 Oktober 2020

Tiga Perspektif Penerapan Corporate Daycare yaitu : Legal dan Compliance (kewajiban pemenuhan kontrak, ketentuan HO lokal/regional/ internasional, manajemen risiko, keselamatan dan kesehatan kerja), Human Resources (rekruitmen pegawai, retensi karyawan, absenteeism, produktivitas, kesetaraan gender, permintaan karyawan, kepuasan dan loyalitas karyawan), Corporate Affairs dan CSR ( citra di depan pelanggan/ brand image,persyaratan mitra bisnis atau penilaan investor, pengembangan komunitas sekitar lokasi,goverment relations, CSR) yang disampaikan dalam paparan Luhur Budiarso Ketua ASPAI.

Narasumber Daycare Rumah Bahagia menyampaikan materi pada Kegiatan Daycare Ramah Anak, Kamis 08 Oktober 2020

Domin Dhamayanti menyampaikan prinsip Daycare Rumah Bahagia meliputi ramah anak (sarana prasarana, metode pengasuhan dan pengasuh), Ramah buruh/pekerja (Jam layanan menyesuaikan kondisi kerja orang tua/ adanya sistem shiff), keberpusatan pada anak dan inklusif (keberagaman).

Kegiatan Daycare Ramah Anak Mendukung Peningkatan Produktivitas Pekerja di bebankan dari Dipa Satker Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Tahun 2020.