Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengadakan Webinar Bincang Kesehatan Anak dan Keluarga Era New Normal

27

Palangkaraya (kla.id) Coronavirus merupakan kelompok virus yang menyebabkan infeksi saluran pernafasan atas ringan hingga sedang seperti flu, dengan gejala seperti demam, batuk dan pilek namun dalam skala yang lebih berat dapat menyebabkan penyakit Middle East Respiratory Synddrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang memiliki resiko kematian lebih tinggi.  Penyebaran virus yang cepat sering terjadi melalui kontak langsung yaitu dengan menyentuh benda atau permukaan yang terkontaminasi virus dan berjabat tangan dengan. Berdasarkan data resmi yang dirilis Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), telah melaksanakan upaya deteksi kasus Covid-19 pada anak secara mandiri dan per tanggal 18 Mei 2020 terdapat 3.324 anak PDP, 129 anak berstatus PDI meninggal dunia, 584 anak terkonfirmasi positif dan 14 anak meninggal akibat Covid-19 (IDAI, 22 Mei 2020). Berbagai langkah telah ditetapkan oleh Pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19 mulai dari kebijakan social distancing hingga kebijakan pembatasan sosial berskala besar dan di lanjutkan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala lokal atau lingkungan hingga kini mulai menapaki tatanan kehidupan baru atau sering disebut Masa New Normal yang mendorong masyarakat untuk dapat menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari sehingga dapat terhindar dari penularan Covid-19.  Edukasi dan penyebaran informasi tentang himbauan penerapan protokol kesehatan khususnya dalam menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan, memakai masker penerapan pola hidup bersih dan sehat merupakan salah satu langkah yang dapat dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan di dukung pola displin diri untuk menjaga jarak saat beraktivitas diluar rumah adalah merupakan prinsip dasar penerapan masa New Normal. Sehungan dengan hal tersebut sebagai bagian dari Rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional 2020 sekaligus upaya edukasi untuk pemenuhan hak kesehatan anak,  Kementerian Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan kegiatan  Bincang Kesehatan Anak dan Keluarga dengan Tema “Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bagi Anak dan Keluarga dalam Kesiapan Tata Kehidupan Normal Baru (New Normal). Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan Satker di Kemen PPPA, mitra kerja Kemen PPPA yaitu dinas PP dan PA tingkat provinsi, pengelola puskesmas ramah anak dan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Organisasi Perempuan, PKK serta Komunitas Peduli Anak dan Keluarga, yang dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 02 Juli 2020 melalui online (Webinar) Zoom Meeting Room.

Narasumber Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) Dr. Wiwin Hendriani, kamis 2 juli 2020

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media dialog dan interaksi bagi para pemangku kepentingan terkait langkah-langkah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan Covid-19 bagi anak serta dukungan keluarga dalam penerapan strategi komunikasi dan jenis informasi yang perlu di sampaikan dalam memberikan pengertian kepada anak sekaligus menyiapkan anak untuk kembali beraktivitas khususnya tahun ajaran baru di sekolah yang diterapkan pada era new normal. Selain itu juga  diharapkan dapat mendorong keluarga untuk berkontribusi aktif dalam upaya pemenuhan hak kesehatan anak khususnya di masa pandemi Covid-19 di mana orang tua dalam perannya sebagai keluarga juga perlu mendengarkan dan mengakomodir pendapat anak dalam upaya pencegahan dengan menerapkan langkah-langkah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang tepat serta menjaga jarak, menghindari kerumunan dan tetap di rumah saja sampai waktu yang telah ditetapkan pemerintah. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman tentang rekomendasi penerapan protokol kesehatan yang dapat dan wajib dilakukan khususnya bagi anak dan keluarga terkait penerapan new normal serta meningkatkan peran serta orangtua dan kelaurga dalam upaya mengedukasi dan mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi anak-anak dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di masa penerapan new normal.

Narasumber Riskiyana dari Promkes Kemenkes RI, sedang menyampaikan paparan di peserta kegiatan pada hari kamis tanggal 2 Juli 2020

Narasumber pada kegiatan ini terdiri dari Deputi Tumbuh Kembang Anak, Kementerian PP dan PA Keynote Speech : “Penerapan dan Edukasi PHBS bagi Anak dan Keluarga untuk mendukung Pemenuhan Hak Kesehatan Anak dalam Penerapan Masa New Normal”, Direktorat Promosi Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI “Rekomendasi PHBS bagi Keluarga dalam menghadapi masa new normal”, Bidang Peningkatan Kualitas Kesehatan, OASE Kabinet Indonesia Maju “Dukungan Program OASE bagi Kesiapan Anak dan Keluarga di Masa New Normal”, Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) “ Mempersiapkan Mental Anak dalam menghadapi masa new normal”.

Narasumber dari OASE Kabinet Indonesia Bersatu, Ayun Sri Syahrul, Kamis 2 Juli 2020

Kegiatan Bincang Kesehatan Anak dan Keluarga dibebankan pada Dipa Satker Keasdepan Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Kesejahteraan, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Tahun anggaran 2020, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.