Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengadakan Webinar Tangkas Berinternet

51

Palangka Raya (kla.id) Di sisi lain perkembangan teknologi informasi telah membuat anak rentan terhadap berbagai isu baru yang mungkin tidak pernah kita bayangkan di masa lalu. Banyak bahaya dapat mengintai anak-anak kita di balik sebuah perangkat elektronik, mulai bahaya dari perundungan, eksploitasi seksual dan kejahatan-kejahatan lainnya melalui internet. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia melalui Asdep Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi bekerjasama dengan Google Indonesia akan menyelenggarakan “Webinar Tangkas Berinternet”.  Program Tangkas Berinternet memuat beberapa materi ajar untuk guru dan orang tua, situs terkait literasi digital dan permainan berbasis web yang dapat membantu mengajarkan konsep literasi digital kepada anak-anak dengan bantuan guru dan orang tua. Diharapkan program ini dapat membantu lebih banyak pelajar dan pengajar di Indenesia untuk membuat pilihan yang lebih cerdas ketika berinternet dan dapat menjelajahi dunia maya secara positif. Adapun peserta berjumlah 300 orang yang terdiri dari Fasilitator Daerah dan Aktivis PATBM seluruh indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2020 melalui kanal Online Zoom Meeting dan kanal Youtube Live Kemen PPPA.

Peserta Webinar Tangkas Berinternet sedang mendengarkan materi paparan dari narasumber, selasa 21 juli 2020

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan pendidik terkait litersi digital serta meningkatkan ketahanan berinternet untuk anak-anak berusia 6-12 tahun agar mereka memiliki pemahaman untuk aman berinternet dan mampu menumpuhkan kebiasaan di gital yang baik.

Narasumber Aldrich Christopher menyampaikan paparan di hadapan peserta Webinar Tangkas Berinternet, selasa juli 2020

Kegiatan ini di awali dengan pembukaan Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah (Google Indonesia, Putri Alam), Sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (I Gusti Ayu Bintang Darmawati),  Materi Cerdas Berinternet (Google Indonesia), Materi Bijak Berinternet (Google Indonesia), Materi Tangguh Berinternet (Google Indonesia), Materi Berani Berinternet (Google Indonesia), Materi Ramah Berinternet (Google Indonesia).

Narasumber Aldrich Christopher menyampaikan paparan di Webinar Tangkas Berinternet, rabu 21 juli 2020

Internet menghubungkan kita dengan dunia nyata melalui pesan foto dan percakapan. Hubungan ini di sebut sebagai jejak dogital yang dapat dilihat oleh orang lain. Sangat penting untuk berhati-hati dengan apa yang kamu bagikan di dunia online serta kepada siapa kamu membagikannya. Ada 5 prinsip tangkas berinternet yaitu cerdas, cermat, tangguh, bijak dan berani, ungkapan Aldrich Christopher (Trust and Safety, Google Asia Pacipic)

Kegiatan Webinar Tangkas Berinternet dibebankan pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun anggaran 2020.