Kemeriahan Pelaksanaan Musrenbang Anak diwarnai Keharuan Bupati Bulukumba

462

Bulukumba (kla.id)

Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Tingkat Kabupaten Bulukumba untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Bulukumba , sangat meriah dengan hadirnya Kepala Ombudsman RI Perwakilan MAkssar, Subhan Djoer dan Nur Anty dari Dinas PPPA Prov. Sulsel Keduanya tampil menyajikan materi dihadapan anak-anak peserta Musrenbang Anak.
Musrenbang Anak ini dibuka oleh Bupati Bulukumba, AM Sukri A. Seppewali, yang dihadiri oleh OPD terkait, Forum Anak Kabupaten Bulukumba dan Organisasi/Lembaga Masyarakat yang dilaksanakan pada hari selasa, tanggal 6 februari 2018 di Aula Kantor Bapeda Bulukumba. Suasana Musrenbang Anak yang pertama kali digelar di daerah ini, sangta berbeda dengan Musrenang Reguler, karena kegiatannya diisi dengan berbagai acara, seperti Persembahan tari-tarian, music, puisi hasil karya anak yang tergabungdalam Forum Anak Panrita Lopi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi serta diskusi penentuan prioritas usulan dari 10 Kecamatan.


Andi Sukri, terharu melihat semangat anak-anak peserta musrenbang yang rata-rata masih pelajar terlihat serius mengikuti acara Musrenbang, apalagi ketika forum anak menampilkan tari cule-cule (permainan anak) serta puisi yang dibawakan oleh Ketua Forum Anak Panrita Lopi, Andi Sri Wiranto. Bahkan Andi Sukri menghampiri Wiranto, sampil memeluk dan mengusap kepalanya. Saya bangga dengan anak-anak kita, anak-anak sekarang lebih kreatif. Forum ini selain bertujuan untuk mewadahi aspirasi anak-anak, juga melatih anak-anak kita untuk mengemukakan dan menyampaikan pendapatnya ungkap AM Sukri.
Usai memberikan sambutan, Andi Sukri mendatangi stand pameran hasil musrenbang Kecamatan yang menampilkan mimpi dan usulan serta kebutuhan anak dalam bentuk Mading yang berda di sekeliling aula. Saat mendatangi stand setiap kecamatan, AM Sukri dan sejumlah kepala OPD mendengarkan secara langsung penjelasana dari juru bicara masing-masing kecamatan, mengenai kebutuhan mereka, seperti taman baca, bus sekolah dan fasilitas internet gratis. Mendapatkan penjelasan dari juru bicara, Bupati AM Sukri meminta para kepala OPD uang hadir untuk mencatat dan merespon apa yang menjadi aspirasi dari para perwakilan kecamatan. AM Sukri mengatakan hal seperti ini penting untuk didengarkan, karena bisa jadi ide dari anak-anak kita ini akan menjadi hal yang menarik yang perlu dilakukan, sekaligus merupakan Komitmen Pemerintah Daerah menjadikan Bulukumba menjadi Kabupaten Layak Anak.


Beberapa Usulan dari pelaksanaan Musrenbang Anak antara lain Tersedianya Fasilitas “Pusat Kreatifitas Anak” (Taman baca, tempat bermain dan olah raga) disetiap kecamatan, tersedia Fasilitas Bus Sekolah Gratis terutama di daerah pelosok, Tersedianya fasilitas pengelolaan sampah disetiap kecamatan dan kemudahan dalam pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, selain itu ketersediaan sekertaria Forum anak Kecamatan , tersedianya sekolah khusus ingklusi bagi penyandang disabilitas di setiap kecamatan dan masih banyak lagi usulan dari Forum Anak. Panitia pelaksana kegiatan berharap Kabupaten Bulukmba akan menjadi salah satu kabupaten yang selalu memperhatikan aspirasi dari Anak-anak daerah dalam Pencapaian Kabupaten Layak Anak.