KPPPA RI Menggelar Bimtek Deteksi Dini Kesehatan Mental pada Anak di Prov.Sulsel

35


Makassar (kla.id) KEMENPPPA bekerjasama dengan DP3A DALDUP KB Sulsel menggelar bimbingan teknis Deteksi Dini Kesehatan Mental pada anak dalam rangka perlindungan anak dengan gangguan psikososial di Hotel Santika Makassar, Kamis 12 Maret 2020 yang dihadiri oleh kurang lebih 60 peserta dari yang mayoritas Guru, meskipun demikian disamping guru SMA dan SMA yang difokiskan pada guru BK dan PJOK, juga mengundang Dinas Pendidikan, Kementrian Agama, Dinas PPPA, Aktifis PATBM, Pusaga dan P2TP2A Sulsel dan kpta makassar.

Acara di buka oleh PLh.Asisten Deputu Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus yang juga merupakan Sekertaris Deputy Perlindungan Anak KPPPA RI, Bapak Dermawan, yang sebwlumnya di awali dengan Lapiran Penyelenggara oleh Ibu Indra, sebagai kepala bidang terkait, yang dilanjutkan dengan sambutan/arahan dari Plt Kadis DP3A-DALDUK KB, Hj. Sarlin Nur, SE,MM dan sekertaris Deputi Perlindungan Anak KEMENPPPA, DRS. Dermawan, MSi.

Dalam sambutannya, Plt Kadis menyambut baik Pemilihan Sulawesi Selatan sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan bimtek ini, mengingat tingginya angka kekerasan dan variasi jenis kekerasan yang terjadi di Sulawesi Selatan. Dimana data menunjukkan adanya 1772 kasus kekerasan pada anak di tahun 2019 dan 115 kasus per Februari 2020. Plt Kadis berharap dengan adanya bimtek ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat utamanya guru-guru tentang upaya perlindungan anak melalui pencegahan resiko gangguan kesehatan mental pada anak di sekolah

Kegiatan bimtek yang berlangsung selama dua hari ini, diisi oleh pemateri dari Kementrian Pendidikan, Kepala Pusat P4K Kendikbud RI,yang memfokuskan pada bagaimana guru memnerikan pelayanan dan pembelajaran kepada siswa melalui kehangatan dan cinta kasih, dimana hal ini merupakan kunci dalam mencegah kekeradan terhadap anak disekolah dan pembentukan karakter anak.

Sementara dari KPPPA RI Oleh Sesdep PA, dermawan menjelaskan terkait Anak-anak yang membutuhkan Perlindungan Khusus termasuk anak-anak dengan gangguan psikososial serta dan Mitra KPPPA, 2 narsum Psikolog yang memberikan materi terkait Penanggulangan Stress dan Manajemen Stress serta deteksi dini gangguan psico sosial anak.

Antusiasme peserta mengikuti bimtek sangat luar biasa, hal ini terbukti dengan hadirnya semua peserta yang di undang dan mengikuti bimtek sampai selesai.

Kami sangat berterima lasoh kepada KPPPA yang telah memiloh Sulsel menjado 1 diantara 3 provinso yang dijadikan wilayak pelaksanaan dan berharap Kementrian PPPA akan melakukan hal yang serupa di Sulsel dan kami juga akan melihat peluang untuk sharing dalam melaksanakan kegiatan seperti ini, karena hal ini sangat dibutuhkan khususnya bagi guru disekolah dan kami tentunya akan fokis dulu pada SRA binaaan provinsi ujar Nur Anti, Ka
Bidang PPA Sulsel.