Lompobattang Disesaki Kemah Pramuka, Segini Pesertanya

514
Lapangan Lompobattang dipilih jadi lokasi perkemahan Pramuka tahun ini untuk tingkat Kecamatan Bantaeng.
Ratusan Siaga, Penggalang dan Penegak ramaikan Perkemahan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-57 tahun 2018 di Bantaeng (15/08/2018).

Bantaeng (kla.id)
Rabu (15/08/2018). Puncak peringatan Hari Pramuka ke-57 yang bertemakan “Saya Bangga Menjadi Pramuka Perekat NKRI” baru saja berlalu, ditandai Apel Akbar Gerakan Pramuka yang dipusatkan di Lapangan Sepakbola Dampang, Kelurahan Gantarang Keke, Kecamatan Gantarang Keke, Kabupaten Bantaeng, Selasa (14/08/2018). Bertindak selaku Inspektur Upacara saat itu yaitu Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantaeng, Nurdin Halim.

Meski demikian, rangkaian peringatan Hari Pramuka tahun ini masih menyisakan serangkaian kegiatan yang dikemas dalam bentuk perkemahan. Dimana berlangsung terpisah untuk masing-masing Kecamatan di daerah ini. Untuk Kecamatan Bantaeng, perkemahan ditempatkan di Lapangan Lompobattang. Lokasi ini sehari-hari merupakan lapangan sepakbola milik KODIM 1410 Bantaeng.

Sebanyak 628 orang baik PA (Pramuka Putera) maupun PI (Pramuka Puteri) yang berasal dari 42 sekolah mulai SD, SMP dan SMA sederajat. “Sekolah yang ikut serta perkemahan disini sebanyak 26 SD, 9 SMP sederajat dan 7 SMA sederajat”, urai Dewi, salah seorang Anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Bantaeng.

Perkemahan ini dijadwalkan berlangsung selama 4 hari (15-18 Agustus 2018). Sementara Lapangan Lompobattang sengaja dipilih dengan pertimbangan bahwa lokasi ini relatif lebih dekat dijangkau dari sekolah. Orang tua para Anggota Pramuka pun mudah datang dibanding lokasi tahun sebelumnya di Lapangan Rungayya, Dusun Bonto Sapiri, Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng.

“Hasil keputusan rapat memutuskan jika lokasi perkemahan untuk Kecamatan Bantaeng kita pilih Lapangan Lompobattang. Teman-teman bermaksud agar jangan selalu anak kota masuk desa. Sebaiknya anak desa masuk kota”, jelas Guru SDN No. 76 Batupakke, Aslia, selaku Ketua Panitia.

Dituturkan Aslia bahwa terjadi kesepakatan bersama Dandim 1410 Bantaeng untuk penggunaan lokasi tersebut. Syaratnya cukup simpel, “Pak Dandim berpesan jaga kebersihan, ketertiban dan keamanan selama perkemahan”, tuturnya. (AMBAE)