Menatap ADIWIYATA, MAN 1 Soppeng Gandeng BRI Cabang Soppeng

234

Soppeng (kla.id)

Go Green School adalah program yang dicanangkan Pemerintah berbasis Sekolah. Program ini merupakan upaya menuju Sekolah Adiwiyata atau sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, di mana sekolah akan mengembangkan lingkungan belajar yang sehat, aman, nyaman, ramah anak dan menyenangkan serta membantu meningkatkan prestasi siswa dan guru.

Hal itu disampaikan Kepala MA Negeri 1 Soppeng, Musmuliadi, saat bersilaturahmi dengan Pimpinan Cabang BRI Watansoppeng, Lalu Novizar Rahim, Rabu (6/3/19) di Kantor BRI Cabang Soppeng, Jalan Kemakmuran.

Silaturahmi dalam rangka mencari dukungan dan kerjasama ini dimediasi oleh salah seorang alumni terbaik MAN 1 Soppeng, A. Muhammad Akram, S.IP, M.Si yang juga sebagai Kepala Pimpinan BRI Unit Pajalesang.

Menurut Musmuliadi, untuk menciptakan kondisi Sekolah Hijau (Green School) menuju Adiwiyata perlu kerja keras, kerjasama dan pendekatan kepada berbagai pihak terutama dengan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, BUMN, Camat, Lurah dan Kepala RT/RW.

“Pada tahun pelajaran ini Madrasah Aliyah Negeri 1 Soppeng sudah mulai mengimplementasikan program Green School menuju Adiwiyata” ucapnya.

Sementara itu, Lalu Novizar Rahim selaku Pimpinan Cabang BRI Watansoppeng, menyatakan kesiapannya untuk membantu Pihak MAN 1 Soppeng dalam mewujudkan program Go Green menuju Adiwiyata tersebut.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan berkunjung ke MAN 1 Soppeng untuk melakukan survey langsung ke Lokasi” tegasnya.

Lebih jauh, Musmuliadi juga menguraikan potensi dan deretan prestasi yang telah diraih MAN 1 sehingga pantas untuk dikembangkan menjadi Sekolah Adiwiyata.

“MAN 1 Soppeng sebenarnya memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sekolah adiwiyata karena sudah memiliki beberapa torehan prestasi di bidang pembinaan, diantaranya Juara I Sekolah Sehat Tingkat Propinsi (Mewakili Sulawesi Selatan ke Tingkat Nasional, Tahun 2017), kemudian Sekolah Ramah Anak Terbaik (SRA) Tingkat Nasional Tahun 2018”

Dia menyebutkan, Sekolah Sehat, Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Adiwiyata sebenarnya mempunyai Indikator yang sama, hanya saja untuk sekolah adiwiyata penguatannya adalah pada administrasi.

Selanjutnya musmuliadi menjelaskan bahwa Program Adiwiyata merupakan program yang konsen dalam menciptakan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Empat komponen dalam program Adiwiyata adalah, kebijakan sekolah, kurikulum, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan,” kata Kepala MAN 1 Soppeng, Musmuliadi di hadapan Pinca BRI Watansoppeng.

Dalam hal ini, Musmuliadi menyampaikan pentingnya menanam prinsip Adiwiyata sedini mungkin. Menurut penjelasannya, prinsip Adiwiyata terbagi atas tiga prinsip yakni, Edukatif, Partisipasif dan Berkelanjutan.

Edukatif (untuk mengedepankan nilai-nilai pendidikan dan pembangunan karakter peserta didik agar mencintai lingkungan hidup). Partisipatif (Komunitas sekolah terlibat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran). Kemudian Berkelanjutan (pelaksanaan rencana aksi lingkungan hidup sekolah harus terencana, dievaluasi dan ditindaklanjuti berkesinambungan untuk mencapai tujuan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.

Di sisi lain, juga dimaksudkan untuk meningkatkan kontribusi nyata dan terukur untuk kualitas lingkungan hidup sekolah dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.