Naskah Akademik Ranperda KLA Bantaeng Tiba di Fase Konsultasi Publik

325

Bagi Pratita Perda Anak sangat penting dihadirkan untuk mengakomodir sekaligus membackup pembangunan yang mengarah pada penguatan kebijakan di level Pemerintahan. Untuk kemudian kata dia, semua elemen masyarakat turut dilibatkan dalam pencapaian hasil maksimal.

“Kami dari DPRD sangat mengapresiasi dan mensupport setinggi-tingginya pembuatan Perda Layak Anak. Perda yang akan dihadirkan betul-betul sangat krusial, sangat penting, Saya berharap kita semua serius menangani Perda ini”, tegasnya berulang kali.

Ditambahkan Legislator Milenial yang masih berusia 25 tahun itu, jika pihaknya akan bekerja keras melahirkan Perda dimaksud. Meski belum dipastikan apakah akan menjadi inisiatif DPRD atau menjadi usulan Pemerintah yang ujungnya tetap akan dibahas dan ditetapkan di DPRD.

“Kami di Komisi A menaruh harapan bahwa Perda ini menjadi payung hukum bagi anak-anak kita ke depan, anak-anak generasi emas menuju Indonesia Emas di tahun 2045. Perlu juga diingat, bagaimana kita menghadirkan perlindungan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)”, harap dia.

Senada itu, Hasanuddin menjelaskan bahwa saat ini DPRD Bantaeng telah mencatat 9 usulan Perda dan KLA masuk di urutan terakhir. Menariknya, proses menuju terbitnya Perda KLA yang paling hebat terutama dari sisi alur.

“Di samping pengawasan, DPRD punya kewenangan melahirkan Perda. Di Bapemperda kita sudah menerima beberapa pengajuan Ranperda, di penyampaian judul sudah ada 9”, ungkapnya.