Negara ASEAN Plus Tiga Perkuat Kerjasama dalam Melindungi Hak Anak

605

Negara ASEAN Plus Tiga perkuat kerjasama dalam melindungi hak anak. Hal ini disampaikan oleh Vichien Chavalit, Permanent Secretary, Ministry of Social Development and Human Security, Thailand, di hadapan peserta “Lokakarya Regional tentang Pelaksanaan Konvensi Hak Anak” di The Sukosol Hotel, Bangkok, Thailand (24/9).

“Melalui lokakarya ini untuk meningkatkan kerja sama dan kapasitas ASEAN Plus Tiga dalam menerapkan ketentuan sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak Anak serta melaksanakan rekomendasi dari Komite Hak Anak melalui berbagi informasi, praktik, dan keahlian terbaik. Selain itu untuk mempromosikan partisipasi anak dalam pelaksanaan Konvensi Hak Anak di setiap negara ASEAN Plus Tiga,” tegas Vichien.

Lokakarya yang berlangsung dari tanggal 24-27 September 2012 terselenggara atas kerjasama antara ASEAN dan Republik Korea.

Para peserta lokakarya berasal dari perwakilan negera ASEAN dan Plus Tiga Negara – Korea Selatan, Jepang, dan China. Dari masing-masing negara mengirimkan lima peserta, satu perwakilan anak dan empat wakil dari instansi pemerintah dan non pemerintah yang bertanggung jawab untuk isu pelaksanaan Konvensi Hak Anak di tingkat nasional, sistem perlindungan anak, kekerasan terhadap anak, dan anak-anak dalam konflik bersenjata.

Selain menghadirkan pembicara dari berbagai negara, pada lokakarya regional, para peserta mendengarkan paparan dari setiap negara mengenai “Pelaksanaan Konvensi Hak Anak dan tanggapan atas Rekomendasi Komite Hak Anak” selama sepuluh menit.

Rangkaian kegiatan lainnya adalah diskusi kelompok. Diskusi kelompok dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok pertama dengan topik bahasan seputar pelaksanaan Konvensi Hak Anak, kelompok dua tentang pelaksanaan Rekomendasi Komite Hak Anak, kelompok tiga tentang kekerasan terhadap anak, dan kelompok empat tentang sistem perlindungan anak.

Yang menarik dari pertemuan regional ini, perwakilan anak dibentuk menjadi satu kelompok sendiri dengan membahas tentang partisipasi anak.

Selain mendengarkan paparan dan diskusi kelompok, peserta lokakarya melakukan kunjungan lapangan ke Pathun Thani Hospital, Labour Rights Promotion Network Foundation, Prance Remand Home and Prance Training School, dan Safari World, Bangkok.

“Melalui pertemuan regional, panitia berharap terbangun kerjasama dan kemitraan yang kuat di bidang pelaksanaan Konvensi Hak Anak, Protokol Opsional Konvensi Hak Anak, dan Rekomendasi Komite Hak Anak di setiap negara ASEAN Plus Tiga,” ujar Vichien.