P2TP2A Harapkan Kekerasan Terhadap Anak Semakin Kurang

425

Makassar (kla.id)

Ka. UPT Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Sulawesi selatan, Meisy Papayungan mengharapkan kasus kekerasan terhadap anak semakin berkurang.

Pemerintah Kabupaten dan Kota, beserta jajaran menjaga agar penegakan hukum itu bisa di maksimalkan. Sehingga kekerasan anak dan pencabulan anak tidak terjadi.

Menurutnya, demi mencegah terjadinya kekerasan anak begitupun pencabulan, Pemerintah Daerah harus bekerja ekstra, untuk mensosialisasikan serta mengedukasi ke masyarakat, terkait dengan perlindungan anak.

“Kalau perlu ada perda yang mengatur tentang kewajiban orang tua, untuk melindungi anaknya,”ujar Meisy Papayungan, saat di temui di kantor Kejari Soppeng, Selasa (4/9/2018).

Wanita berparas ayu ini memyebutkan, hampir di seluruh Kabupaten / Kota, kasus kekerasan dan pencabulan anak terjadi, dimana melibatkan pelaku orang terdekat.

“Untuk mencegah hal tersebut dalam keluarga perlu ada kerja sama bagaimana menguatkan keluarga melindungi anak kita,”ujarnya.

“Kalau perlu ada aturan daerah yang mengatur pemberian sangsi bagi orang tua atau keluarga yang melakukan tindakan yang seharusnya tak di lakukan,” tambahnya.