Pelatihan Konselor Pendamping Anak

103

Kota Jambi (kla.id)

Keluarga merupakan media sosialisasi yang pertama untuk menyalurkan pengetahuan. Peranan keluarga sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak terutama kedua orang tuanya. Kedua orang tua adalah sosok yang senantiasa mendampingi dalam proses perkembangannya. Orang tua diharapkan mampu membimbing anak dan mengerti keadaan jiwanya, mengetahui apa yang sedang dirasakannya, apa yang diinginkannya sehingga sang anak mampu  tumbuh  dan berkembang secara optimal. Pengawasan dan bimbingan orang tua di rumah mutlak diperlukan karena adanya bimbingan, orang tua dapat mengawasi dan dapat mengetahui segala kekurangan dan kesulitan anak dalam belajarnya. Orang tua berperan besar dalam mengajar, mendidik, memberikan  bimbingan, dan menyediakan  sarana belajar serta memberi teladan pada anak sesuai dengan nilai moral yang berfaku atau tingkah laku yang perlu dihindari.

Bukan hanya di Keluraga atau dilingkungan masyarakat bimbingan konseling juga merupakan salah satu pelayanan pendidikan yang sangat dirasakan keperluannya di sekolah, dengan adanya bimbingan konseling di setiap sekolah diharapkan dapat mengatasi permasalahan-permasalahan siswa siswi disekolah seperti siswa yang mengalami kesulitan belajar, tawuran antar pelajar dan lain sebagainya. Oleh karena itu bimbingan konseling remaja dan anak merupakan pelajaran yang sangat penting, karena dengan pelajaran tersebut kita dapat mempelajari cara atau metode dalam mengatasi permasalahan remaja dan anak.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi telah melaksanakan Pelatihan Konselor Pendamping Anak,  kegiatan ini dilakukan selama 1 hari. Acara yang di buka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi Ibu drg. Irawati Sukandar, M.Kes dan di damping oleh Sekretaris DPMPPA Kota Jambi Ir. Sonya Maudy Anna. T. bertempat di Aula DPMPPA Kota Jambi (13/2/2020).

Dalam sambutannya Kepala DInas PMPPA mengatakan “ Anak-anak merupakan “PENONTON”pada dunia orang dewasa, segala kebutuhannya masih sangat berantung pada orang tua dan orang dewasa lainnya. Jadi apa yang mereka lihat, mereka dengar semuannya dianggap benar oleh anak. Kekerasan terhadap anak secara signifikan dan dapat dilihat dari sisi jenis, bentuk, tempat kejadian, pelaku, modus, dan tujuan hal ini berdampak kepada penderitaan baik fisik, sosial, spiritual, psikis karena korban diancam atau diintimidasi dan mengalami trauma berkepanjangan dan tidak mau bersosialisasi kepada masyarakat”.

Pelatihan  Konselor Pendamping Anak Kota Jambi ini mengundang peserta dari Kader PKDRT Kelurahan dan PKDRT Kecamatan dalam Kota Jambi yang berjumlah 50 Orang. Pada kesempatan ini hadir sebagai narasumber Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jambi Bapak AKBP IWAN SAYUTI ACHMAD, S.E. dan Dosen Prodi Psikologi Univ. Jambi (UNJA) Ibu Dessy Pramudiani, S.Psi. M.Psi.

Kadis DPMPPA menambahkan “ Dalam Konseling anak peran Konselor sebagai konsultan dan agen perubahan adalah yang utama. Konselor untuk anak yang baik haruslah memahami perkembangan anak yang normal sehingga dapat dipergunakan untuk mengevaluasi anak anak yang bermasalah. Anak tidak bisa disamakan dengan orang dewasa, jadi harus memiliki sudut pandang yang berbeda pula” pungkasnya.

Maksud dan Tujuan Pelatihan Konselor Pendamping Anak ini adalah Membetuk relawan pendamping anak yang mempunyai keahlian konseling, terapi dan advokasi guna penguatan dan pemulihan diri korban kekerasan secara psikososial dan mensosialisasikan peran dan fungsi bimbingan konseling dengan mandiri dan percaya diri.