Pelatihan konselor teman sebaya Kota Jambi.

1721

Kota Jambi (kla.id)

Konselor sebaya adalah individu yang memberikan bantuan kepada orang lain yang sebaya agar dapat mengatasi masalahnya. Relasi yang terjalin bersifat interpersonal dan dilakukan oleh nonprofessional. Hubungan sebaya memiliki peranan yang kuat dalam kehidupan remaja. Hubungan sebaya menimbulkan suatu hubungan saling percaya antar teman sebaya. Hubungan ini dapat menimbulkan suatu perilaku dimana remaja lebih percaya terhadap teman sebaya daripada dengan orang tua Sehingga pembentukan dan pelatihan konselor sebaya dapat menjadi suatu pilihan yang tepat dalam upaya membentengi anak atau remaja dari pengaruh negative lingkungan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi, kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi drg IRAWATI SUKANDAR, M.Kes. Sebagai Narasumber kegiatan ini yaitu Dessy pramudiani,S.Psi.M.Psi,(HIMPSI) dan Rido Setiadi (Bapas Kota Jambi).

Kegiatan pelatihan konselor teman sebaya dilaksanakan pada hari Senin tanggal 12 April 2021 bertempat di AULA DPMPPA Kota Jambi diikuti oleh 50 siswa putra dan putri. Kegiatan ini dihadiri oleh Ir.Sonya Maudy Anna.T selaku Sekretaris DPMPPA Kota Jambi dan Rosa rosilawati, SE, ME. Sy selaku Kepala UPTD PPA Kota Jambi. Sasaran dari pelatihan ini adalah remaja usia 11 s/d 19 tahun. Yang melatarbelakangi memilih usia remaja tersebut adalah pada masa remaja merupakan masa pencarian jati diri,  rasa ingin tahu yang besar, dan butuh teman yang bisa menerima serta memahaminya.

Dalam sambutannya Kadis DPMPPA mengatakan “Sangat dibutuhkan konselor sebaya dan pendidik sebaya, karena konseling teman sebaya adalah program bimbingan dilakukan oleh siswa yang lainnya. Masa remaja adalah masa transisi yang unik, khususnya yang ditandai berbagai perubahan fisik, emosional dan psikis dan hal ini bisa membingungkan remaja yang mengalaminya, oleh sebab itu mereka perlu bimbingan, dukungan dan pengertian lingkungan sekitar agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa yang sehat fisik dan mental”.

Tujuan program pelatihan konselor teman sebaya adalah memberdayakan siswa agar dapat menjadi perpanjangan tangan pihak sekolah sekaligus diharapkan dapat menjadi sarana pertolongan pertama bagi siswa yang memiliki masalah. Jika siswa dapat berbagi permasalahan psikologis yang membebaninya kepada teman yang dapat dipercaya, tentunya siswa tersebut dapat mengurangi ketegangan ataupun kecemasan yang dirasakan. Pada akhirnya, diharapkan dapat merasakan kelegaan dan berpikir lebih jernih dalam menghadapi masalahnya dan meningkatkan kompetensi diri (pribadi yang positif) agar mampu menjadi konselor, membantu memecahkan permasalahan teman sebaya melalui kegiatan konseling.