Pembangunan 31 Ruas Jalan Segera Dimulai

93

Tanjung Selor (kla.id) – Pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menjadi yang prioritas. Tahun ini, setidaknya ada 31 paket kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan yang akan dilaksanakan di kabupaten dan kota se-Kaltara. Progresnya,sudah menyelesaikan proses tender. Ditargetkan dalam akhir bulan ini atau paling lambat Agustus sudah dimulai pengerjaan.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai laporan dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang,Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim), untuk pengerjaan 31 paket kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan itu, sebagian besar didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2019. Beberapa di antara merupakan bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). “Alokasi anggaran untuk 31 paket itu sebesar Rp 111 miliar lebih. Dari APBD Kaltara 2019, khusus untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan ini sebesar Rp 48 miliar lebih. Sedang dari APBN, lewat DAK ada sekitar Rp 63 miliar,” urai Gubernur.

Disebutkan, dari 31 satu paket tersebut, paling banyak berada di Kabupaten Bulungan, yaitu 19 paket. Kemudian di Nunukan 6 paket, Tarakan 3 paket, Malinau 2 paket serta Kabupaten Tana Tidung (KTT) 1 paket kegiatan. “Di Bulungan paling banyak, karena di situ ada beberapa proyek strategis nasional yang perlu mendapat dukungan infrastruktur. Di antaranya jalan menuju Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning – Mangkupadi, juga pembangunan jalan di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor,” jelas Irianto.

Selain kegiatan pembangunan jalan melalui APBD, untuk di daerah perbatasan seperti Nunukan dan Malinau, juga ada pembangunan yang dibiayai langsung dari APBN. Utamanya, jalan-jalan perbatasan yang sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR-Perkim Kaltara Yusran mengatakan, sejumlah kegiatan yang ada pada bidangnya sebagian besar telah selesai dilakukan tender. “Hampir seluruh kegiatan yang ada di Bina Marga sudah tender, tinggal mulai kerja saja. Bahkan sebagian sekarang sudah persiapan mobilisasi alat,” kata Yusran.

Sementara itu, berdasarkan data yang diberikan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Biro Pembangunan Kaltara, terupdate sebanyak 92 paket saat ini statusnya proses dan selesai tender. Detailnya, 31 paket proses tender dan 61 paket telah selesai tender. Dari total paket sebanyak 122 paket milik DPUPR-Perkim yang masuk di ULP. Sedangkan sebanyak 30 paket, baru akan dilakukan proses tender.

Yusran mengatakan, kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan tahun ini, antara lain pembangunan jalan pendukung ke akses jalan menuju KIPI Tanah Kuning-Mangkapudi dan akses jalan menuju KBM Tanjung Selor di Bulungan. Juga pengerjaan dan pemeliharan jalan di wilayah ibukota provinsi. Kemudian di Tarakan, ada pembangunan ring road Tarakan ruas Juata laut – Binalatung, pembangunan jalan pendekat Jembatan Bulungan – Tarakan (Bulan) dari sisi Tarakan. Juga ada penanganan longsor yang berada di ruas jalan Gunung Selatan, Kota Tarakan.

Di Nunukan, lanjutnya, meliputi pengerjaan ruas jalan mulai dari ruas jalan Krayan Long Rungan ke Long Padi dan dari Long Padi menuju Binuang. Pembangunan jalan dari Long Layu-Pa Upan dan dari Pa Upan-Long Rugan, serta pembangunan jalan dari Long Bawan-Kampung Baru-Pa Betung-Pani. Dan, pembangunan jalan perbatasan dari lingkar Long Bawan menuju Lembudud.

Sedangkan di Malinau danTana Tidung, dilakukan rehabilitasi atau pemeliharaan untuk kondisi ruas jalannya. Untuk Malinau, pemeliharaan kondisi ruas jalan Setulang menuju Punan Setarap, dan dari ruas jalan Tanjung Lapang menuju Lidung Keminci. Sementara untuk Tana Tidung, penanganan terhadap kondisi jalan ruas Trans Kalimantan menuju Tideng Pale.(humas)