Penandatanganan sinergisitas kerjasama Penanganan Covid 19 Kota Jambi

21

Kota Jambi (kla.id)

Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha kembali mencetak lembaran sejarah penting dalam proses percepatan penanganan wabah Covid-19 di Provinsi Jambi. Setelah sebelumnya Wali Kota Jambi dua periode itu sukses dengan “lobi efektifnya” membawa bantuan Pemerintah Singapura untuk percepatan penanganan Covid-19 bagi Kota Jambi, kali ini Wali Kota Jambi itu juga sukses merealisasikan upaya sinergisitas bersama berbagai pihak untuk penanganan wabah Covid-19 di Provinsi Jambi.⁣

Bertempat di Ruang Kerja Gubernur Jambi (1/6), dilaksanakan penandatanganan Dokumen Sinergisitas Kerja Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, Universitas Jambi, Balai Pengawas Obat dan Makanan Jambi dan Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Jambi, tentang Penanganan dan Pelaksanaan Pemeriksaan SWAB dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19 di Provinsi Jambi.⁣

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Jambi H. Fachrori Umar, Wali Kota Jambi, H. Syarif Fasha, Rektor Universitas Jambi, Prof. H. Sutrisno, Ketua IDI Wilayah Jambi H. Deri Mulyadi dan mewakili Kepala BPOM Jambi.⁣

Penandatanganan sinergisitas kerjasama tersebut adalah dalam rangka meningkatkan kerjasama dan koordinasi para pihak dalam pelaksanaan dan percepatan penanganan pemeriksaan SWAB dengan metode PCR Covid-19 di Provinsi Jambi. Seluruh pihak dengan kapasitas masing-masing, bertanggung jawab untuk menyediakan fasilitas/sarana pendukung, SDM, tenaga ahli dan keterampilan, untuk mendukung percepatan pelaksanaan pemeriksaan Tes Swab dengan metode PCR di Provinsi Jambi.⁣

Khusus untuk Pemerintah Kota Jambi, memiliki tugas khusus untuk menyediakan Test Kit PCR sebanyak 10.000 dan DNA/RNA Extraction Kit pemeriksaan PCR Covid-19 sebanyak 10.368 tes. Kedua instrumen penting tersebut merupakan hasil perjuangan Wali Kota Jambi sebelumnya dengan melobi Pemerintah Singapura, melalui Temasek Foundation Singapura, selain bantuan 250.000 liter hand sanitizer gratis bagi masyarakat Kota Jambi.⁣

Dengan adanya penandatanganan sinergisitas kerjasama yang berlaku selama satu tahun tersebut, proses pemeriksaan dan test SWAB bagi masyarakat Provinsi Jambi, dapat dilaksanakan secara mandiri di Kota Jambi dan hasilnya dapat segera diketahui hanya dalam hitungan jam saja. ⁣⁣

Hal tersebut berbanding terbalik dengan yang terjadi selama ini, yaitu sampel yang berasal dari kota dan kabupaten di Provinsi Jambi, dikirim dan masih mengandalkan proses pemeriksaan hasil lab SWAB dari Litbangkes Kemenkes Jakarta maupun Laboratorium yang ada di Kota Palembang, dengan jangka waktu pemeriksaan memakan waktu minimal 3-5 hari, bahkan terkadang lebih lama.⁣⁣
⁣⁣
#KOTAJAMBILAWANCOVID19⁣⁣