Peraturan Walikota tentang Pembatasan Ruang Rokok di tempat umum

55

Kota Jambi (kla.id)

Pemerintah Kota Jambi tengah menyiapkan peraturan walikota untuk membatasi ruang merokok di tempat umum bagi perokok di ibukota provinsi Jambi itu.

Sebab, selain masalah kesehatan, masih banyak para perokok yang tidak bijak dalam memenuhi kebutuhan merokoknya seperti merokok di tempat umum, di sebelah wanita, anak-anak, ibu hamil dan pengidap penyakit pernapasan.

“Kita sudah punya perdanya, sekarang sedang dibahas turunan menjadi perwal. Didalamnya kita upayakan denda bagi perokok di tempat umum yaitu Rp50 ribu sampai Rp100 ribu,” kata Wakil Walikota Jambi Maulana, Minggu (25/8).

Maulana menegaskan, selain diberatkan kepada perokok secara personal, yang paling penting juga denda diberikan bagi institusi yang masih abai terhadap pembatasan ruang merokok.

“Tidak hanya pelaku perorangannya, tetapi institusi dimana tempat mereka merokok itu nilainya lebih besar. Itu sampai Rp1 juta,” katanya.

Tak hanya mengumpamakan kawasan hotel, angkutan umum juga menjadi sorotan bagi Pemkot. Maulana menyebutkan sekarang banyak angkot penumpangnya ataupun sopir merokok dengan bebas yang mana sebelahnya anak-anak sekolah, anak kecil bahkan ibu hamil.

“Ini adalah upaya pemerintah kota Jambi melindungi masyarakat supaya tidak terkena penyakit akibat dari rokok,” ujarnya.