RAYAKAN HUT KE~14, HIMPAUDI KABUPATEN DOMPU GELAR BERBAGAI LOMBA

131

Dompu~NTB Kla.id, Semarak Hari Ulang Tahun Himpunan Pendidikan Usia Dini (Himpaudi) ke-14 dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dompu, H. Ikhtiar, SH.

Sejumlah mata lomba digelar untuk kebersamaan dan kreatifitas Guru Pendidikan PAUD Kabupaten Dompu. Menarik dari kegiatan tersebut, berbagai lomba yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kreatifitas Guru Pendidik PAUD di Dompu, misalnya Lomba Pembuatan Media Pembelajaran Alat Peraga Edukasi (APE) yang menggunakan bahan daur ulang.

Mata Lomba yang digelar oleh HIMPAUDI Kabupaten Dompu dalam memeriahkan HUT ke~14 Tahun 2019 yakni ; (1) Finger Painting bagi Anak Didik; (2) Lomba Kreatifitas Guru PAUD; (3) Karnaval Anak, Pendidik dan Orang Tua Peserta Didik Paud; (4) Lari Karung Pendidik PAUD; (5) Tarik Tambang Pendidik PAUD; (6) Makan Kerupuk oleh Pendidik PAUD; (7) Bongkar Pasang Sarung Pendidik PAUD; (8) Lempar Tepung; dan (9) Kareku Kandei.

Dalam rangka memperingati HUT ke 14, HIMPAUDI Kabupaten Dompu, terus berbenah dan melakukan sejumlah terobosan untuk mengembangkan organisasi ke depan.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu mengatakan, dalam rangka memperingati HUT  ke -14 Tahun 2019 di Kabupaten Dompu, HIMPAUDI harus terus berbenah sehingga ke depan mampu mewarnai pengembangan Dunia Pendidikan, khususnya di Kabupaten Dompu.

”HIMPAUDI merupakan Organisasi Profesi, dan mitra kita, ditetapkan bersama oleh Para Pendirinya pada Tanggal 31 Agustus 2005 di Kota Malang Jawa Timur, dan saat ini telah berusia 14 Tahun,” ujar Kadis Dikpora, H. Ikhtiar, SH.

Pada Kesempatan yang sama Kabid PAUD dan DIKMAS, meski usia relatif masih muda, dimana dalam perjalanannya masih terdapat banyak kekurangan yang perlu dibenahi bersama  agar ke depannya harus lebih baik lagi terutama untuk memberikan jaminan hak dan perlindungan kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini dalam menjalankan tugasnya.
”Kita dapat melihat bersama bahwa logo HIMPAUDI memberikan inspirasi kepada kita berupa gambar lompatan orang dewasa dan anak yang sama~sama memegang tiang Bendera Merah Putih dan simbol hati di tengahnya,” tuturnya.

Logo ini memberikan, lanjutnya, mengandung arti lompatan bersama Pendidik dan Anak Didik dalam menggapai cita~cita membangun Indonesia dengan segenap cinta dan kasih sayang.

Sesuai Amanat Pancasila dan UUD 1945, setiap Anak Usia Dini Indonesia harus mendapatkan Guru bermutu dan Lembaga PAUD yang layak tanpa melihat anak ini sedang dilayani dimana. Semua Anak Usia Dini dimanapun mereka berada, mereka adalah anak yang sedang bertumbuh kembang pesat otaknya; tulang, otot dan organ vitalnya, sedang dibentuk seluruh karakter dan spiritualnya.
Dan pertumbuhan pengendalian dirinya serta kecerdasan komprehensifnya. Anak Usia Dini adalah pewaris masa depan bangsa.
”Kepada mereka, negeri ini terhutang janji untuk mencerdaskan memenuhi hak~haknya untuk mendapatkan gizi yang cukup dan berkualitas juga mendapat layanan PAUD yang layak dengan Guru yang kompeten dan kualified, itulah kesetaraan Guru PAUD dan segenap insan HIMPAUDI menjadi kata kunci guna mewujudkan masa depan bangsa yang baik lagi. Bahwa Guru PAUD dan Insan HIMPAUDI adalah penentu masa depan generasi bangsa,” bebernya.

Karena itu wajib membekali Anak~Anak Usia Dini dengan berbagai keterampilan, pengetahuan yang mampu secara baik dan bijaksana mendidik putra putri kita yang masih sangat belia dalam tumbuh kembangnya.

Guru PAUD harus mampu membekali Peserta Didik di setiap Sekolah PAUD dengan pengetahuan dan keterampilan untuk tumbuh dan berkembangnya dalam nilai~nilai agama, moral, ketrampilan, sosial emosional serta keterampilan mengenali diri dan anggota tubuhnya serta kondisi lingkungan sekitarnya.
”Banyak kita ketahui bahwa kekerasan fisik terhadap anak sering terjadi di dalam rumah tangga dan lingkungan sekitar kita, karena itu pengetahuan dan keterampilan untuk menghindari dari berbagai bentuk jenis kekerasan terhadap anak ini perlu untuk kita bekali sejak usia dini,” ucapnya.

Perkembangan di era digital saat ini, banyak kita jumpai Anak Usia Dini sudah mengenal dan mampu mengoperasionalkan berbagai bentuk jenis HP sehingga lebih tertarik pada berbagai jenis dan bentuk permainan modern.

Bentuk dan jenis permainan tradisional yang menjadi kearifan lokal kekayaan bangsa kita sendiri sudah jarang kita temui atau kita perkenalkan pada kesempatan ini melalui momentum HUT-HIMPAUDI Ke-14, kami meminta kepada Pendidik PAUD dan semua komponen HIMPAUDI di Kabupaten Dompu untuk melihat, mengenang, memperkenalkan dan mempraktekkan kembali berbagai bentuk jenis permainan tradisional yang kita miliki sejak usia dini melalui setiap Lembaga PAUD di Kabupaten Dompu, dalam bentuk kegiatan dan lomba~lomba.
”Atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa, melalui kesempatan yang berbahagia ini mari bersama berkomitmen membangun sumber daya manusia berkualitas melalui Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, yang diwujudkan dalam bentuk proses pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, energik dan menyenangkan. Mari kita sehati untuk mendedikasikan kejayaan Bangsa dan Negara Indonesia Dirgahayu HIMPAUDI Ke-14,Tahun 2019,” pungkasnya.    [Yd/DP3A Dpu]