Remaja Kota Pontianak Punya Forum SOHIB

532
Foto Bersama Forum SOHIB pada acara Dialog dan Berbuka Puasa Bersama Forum Remaja Peduli Kesehatan Reproduksi dan HIV Aid’s

Kota Pontianak (Kla.id) – Memperkuat ketahanan remaja dari kenakalan remaja perlu dibuat sistem atau forum yang terstruktur untuk mengawasi dan memfasilitasi terhadap aktivitas mereka, Hal itulah yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak, Dr. Darmenelly, M.Kes kepada lebih dari 50 peserta Forum SOHIB di Gedung Persatuan Keluarga Berencana Indonesia Kota Pontianak, Jalan Jend Sutoyo Pontianak, Selasa (5/6/2018) malam.

“Kita membentuk Forum SOHIB, yang anggota nya merupakan anak-anak SMP dan SMA di Kota Pontianak,” ucap Darmanelly saat diwawancarai setelah buka puasa bersama.

Ia menceritakan awal terbentuknya Forum SOHIB ini berawal dari anak-anak berkumpul paska adanya sosialisasi mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja dan HIV-AIDS tahun lalu, setelah melakukan sosialisasi lalu mereka membuat grup Whatsapp.

“Bundo juga ada didalam itu, dan ternyata diskusi anak-anak disana sangat luar biasa. Kita berpikiran kalau forum ini sayang dilepas begitu saja, makanya kita membuatkannya sebuah organisasi atau forum di pilihlah dari ketua sampai pengurus lainnya,” ucap Bundo sapaan akrab Darmanelly.

Ide ini pun muncul dari mereka para remaja yang ingin membuat forum, hal ini dinilainya sangat baik karena setelah kegiatan sosialiasi terus berlanjut kedepannya.

“Kita akan tindak lanjuti, apa yang mereka harus lakukan karena di DP2KBP3A juga ada yang berperan sebagai pelopor dan Pelapor sehingga forum ini sangat baik untuk dibuat, seperti halnya PIK-R dan sebagainya,” kata Darmanelly.

Darmanelly menyadari betul remaja tak boleh dilepaskan begitu saja, dan dalam hal membimbing mereka perlu remaja lainnya untuk mereka saling terbuka sehingga unek-unek atau permasalahan yang ada dapat mereka sampaikan.

“Tentunya mereka juga harus diawasi oleh stakeholder terkait untuk mengarahkan dan menindaklanjuti persoalan yang ada, semakin banyak remaja dan anak-anak yang peduli terhadap sesama mereka dan komunitas mereka maka semakin cepatlah pengentasan persoalan anak dan remaja apalagi kini Kota Pontianak sudah dalam proses memasuki kota layak anak kategori Madya” Ujar Darmanelly.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pontianak dan Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

Darmanelly berharap dengan adanya Forum ini dapat untuk mencegah kenakalan remaja karena mereka bisa mendekati teman-temannya tanpa canggung, “Kalau orang dewasa kan terkesan menggurui, jika dengan teman sejawat ini semakin baik mereka berkomunikasi sehingga mereka terbuka dengan ada permasalahan yang ada,” pungkas nya (my).