Sosialisasi Pencegahan Ktp/A dan TPPO Kota Jambi

715

Kota Jambi (kla.id)

Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi, mengadakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak, kegiatan ini dilakukan 2 hari pada pada tanggal 08-09 Juni 2021. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi yang pesertanya dari Kader PATBM Kelurahan sebanyak 50 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan perlindungan pada Anak, serta untuk meningkatkan upaya dalam perlindungan khusus Anak.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, drg. IRAWATI SUKANDAR, M.Kes. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan peserta tetang pencegahan dan kekerasan terhadap anak, khususnya dilingkungan masing-masing.

Turut hadir Ir. Sonya Maudy Anna. T selaku Sekretaris DPMPPA Kota Jambi serta Para Kabid dan Kasi dilingkungan DPMPPA Kota Jambi, dan Narasumber pada sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak dari Yayasan Sentra Informasi dan Konsultasi Orang Kito Jambi (SIKOK)  Fadli, SE dan Guspa Yeni, SE. Dessy Pramudiani, S.Psi. M.Psi, dan Verdiantika Annisa,S.Psi.M.Psi dari Himpunan Psikolog (HIMPSI) Jambi, pada tanggal 09 mengundang Narasumber dengan materi Pencegahan dan Kekerasan terhadap anak, dan pencegahan  serta penanganan psikologis anak korban kekerasan.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa kekerasan tidak hanya terbatas dalam bentuk fisik seperti memukul atau hukuman, tetapi juga kekerasan bisa berupa perkataan kasar dan lain sebagainya. Mengingat pentingnya sosialisasi tentang kekerasan, Kadis DPMPPA mengatakan Pencegahan kekerasan terhadap anak menjadi tanggung jawab bersama. Terutama baik dari internal keluarga, pemerintah melalui instansi teknis terkait, dengan cara terus memberikan sosialisasi agar perlu adanya  pemahaman kepada  orangtua akan pentingnya hal ini, dengan  terus memantau setiap perkembangan anak, sejak usia dini hingga tumbuh menjadi dewasa”.

Kegiatan ini terus kita canangkan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan memberikan pengenalan hak-hak anak, serta bahaya kekerasan. Sehingga, setiap peserta dapat berperan aktif mencegah terjadinya kekerasan.

Tujuan kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan pengenalan hak-hak anak, serta mengurangi tindak kekerasan terhadap anak dan kesadaran kepada kita tentang bahayanya tindak kekerasan, yang terjadi di lingkungan keluarga  dan masyarakat. Sehingga setiap peserta dapat berperan aktif mencegah terjadinya kekerasan dan diharapan kasus tindak kekerasan tersebut bisa dicegah”. Tutup irawati