Sosialisasi Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) 2021

130

Kota Jambi (Kla.id)

Salah satu hak anak yang harus dipenuhi adalah mendapatkan informasi yang layak anak. Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) merupakan wadah informasi layak anak dan merupakan salah satu indikator Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan serta mendorong pemerintah daerah untuk mengimplementasikan pembentukan layanan PISA di seluruh Indonesia, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) yang bertempat di Aula DPMPPA Kota Jambi.

Pembukaan acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Pemberdayaan  Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, drg. IRAWATI SUKANDAR, M.Kes. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada peserta tentang Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA), khususnya pada anak dan lingkungan sekitarnya.

Dalam sosialisasi tersebut,  “peserta sosialisasi diharapkan dapat memahami dan mengetahui akan pentingnya informasi layak anak agar sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usia anak, informasi yang melindungi anak, tidak mengandung muatan pornografi, kekerasan, dan sadisme, tidak menggunakan anak sebagai bahan eksploitasi, bernuansa positif dan memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak,” ujar drg. IRAWATI SUKANDAR, M.Kes.

Turut Hadir, Ir. Sonya Maudy Anna. T selaku Sekretaris DPMPPA Kota Jambi serta Para Kabid dan Kasi dilingkungan DPMPPA Kota Jambi, dan Narasumber pada sosialisasi Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Jambi (DISKOMINFO) Drs. Nirwan, ME dan Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi (DKP) H. Hendi Sauky, S.SOS, pada kegiatan tersebut Narasumber memberikan materi tentang Upaya Mewujudkan Jambi Smart City serta Cerdas Bermedsos dan Gerakan Literasi.

Materi yang diberikan oleh Narasumber dijelaskan bahwa pentingnya keberadaan pusat informasi layak anak agar anak terhindar atau terlindungi dari efek antisosial media seperti kekerasan, pornografi dan kejahatan siber, iklan-promosi-sponsor produk tembakau, kabar bohong (hoaks), literasi media dan literasi digital yang tidak sesuai dengan wawasan pada anak.

Sumber informasi layak anak dikelompokkan ke dalam 6 (enam) kategori, yaitu penyiaran; buku; terbitan berkala seperti majalah, koran; video; internet dan sebagainya. Hal yang harus kita ingat, yaitu bagaimana membuat informasi ini bisa menjadi sahabat bagi anak, bukan musuh bagi anak.

Diakhir acara Yuniati, S.Sos, ME mengatakan “PISA merupakan pusat informasi yang berfokus pada layanan penyediaan informasi secara terintegrasi. Jadi tidak hanya sebagai tempat untuk mencari informasi, tetapi juga sebagai tempat bermain, tempat peningkatan kreativitas, tempat konsultasi, dengan pendekatan pelayanan ramah anak. Adapun berbagai bentuk PISA, di antaranya yaitu perpustakaan ramah anak, pusat informasi dunia anak, mobil baca, pojok informasi anak digital, majalah dinding (mading) di sekolah-sekolah, dan taman baca anak agar anak dapat tumbuh kembang dan mengekspresikan bakat atau talenta yang dimiliki,” jelas Yuniati, S.Sos, ME.