Sosialisasi Sinden Tumbang di Provinsi Kalimantan Utara

565

Tanjung Selor (kla.id) – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Provinsi Kalimantan Utara yang baru berdiri sendiri sejak tanggal 12 Januari 2017, belum memiliki sistem informasi terkait pemenuhan hak anak dalam bidang kesehatan. “Oleh karena itu kita merancang suatu aplikasi yang dinamakan Sistem Informasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang di PAUD atau Sinden Tumbang ” Ujar Drs. Suryanata, MM; Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor (11/11/2017).

“Aplikasi ini dimaksudkan agar memudahkan informasi tentang deteksi dini tumbuh kembang anak di PAUD yang sebenarnya selama ini sudah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota melalui puskesmas, hanya saja pencatatan dan pelaporan datanya masih manual, sehingga masih kesulitan untuk mengolah data terkait kesehatan anak. Aplikasi ini juga sebagai tugas akhir proyek perubahan Diklatpim IV oleh Nuraini Asri selaku Kepala Seksi Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan”, lanjut Suryanata.

Kegiatan sosialisasi ini telah dilaksanakan sebanyak 2 kali, dihadiri oleh Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Himpaudi, GOPTKI, IGTKI, dan guru-guru PAUD. Aplikasi ini secepatnya akan segera dilaunching pada  Nopember 2017 di Tanjung Selor.

Diharapkan dengan adanya aplikasi ini maka tersedia data tentang tumbuh kembang anak yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak di bidang kesehatan. Selain itu akan tersedia juga data tentang berapa jumlah anak yang tergolong Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang ada di PAUD sehingga outputnya bisa berupa pelatihan untuk guru dan orang tua tentang penanganan ABK.

(Neni)