Usai Serahkan Bantuan, Bupati Bantaeng Beri Tantangan FABT Untuk Lebih Kreatif

30
Dana CSR COVID-19 untuk FABT.
Perwakilan PT Titan Mineral Utama (ketiga dari kiri) menyerahan bantuan kepada FABT (20/04/20).

Bantaeng (kla.id) Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin menyerahkan bantuan kepada Forum Anak Butta Toa (FABT) di Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Jalan Dr Ratulangi, Senin (20/04/20). Diketahui bantuan itu berasal dari dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan.

“Kita serahkan bantuan kepada Forum Anak Butta Toa untuk selanjutnya diteruskan kepada anak-anak kita yang kurang mampu dan terdampak COVID-19”, jelas Ilham.

Bantuan itu berupa lotion anti nyamuk, sikat gigi, pasta gigi, sabun cuci dan shampoo. Diterima langsung oleh Ketua FABT, Ashabul Kahfi yang disaksikan St Ramlah selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPMDP3A (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Bantaeng.

Turut hadir Fasilitator Forum Anak Sulawesi Selatan (FASS), Ahmad Fathanah, perwakilan perusahaan yang memberi bantuan dan juga Abd Rahman Ramlan selaku Koordinator Hubungan Kerjasama FORMASI (Forum Masyarakat Sipil) Bantaeng. Diketahui FORMASI merupakan inisiator mengalirnya CSR dari berbagai perusahaan di Bantaeng untuk menangani Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

Usai penyerahan, Ilham menantang FABT untuk melahirkan kreatifitas. Dengan harapan anak-anak makin betah berada di rumah hingga normal kembali belajar di sekolah.

Betapa tidak, sejak pandemi COVID-19 juga melanda Indonesia, Pemerintah Pusat hingga daerah sepakat untuk memindahkan Proses Belajar Mengajar (PBM) dari sekolah ke rumah. Tentu membuat anak tidak bebas begitu saja selama di rumah, namun justru lebih banyak belajar.

“Hari ini anak-anak kita yang tergabung di Forum Anak Butta Toa, Saya tantang untuk berkreatifitas. Memberikan edukasi bagi kawan-kawannya agar tetap stay di rumah, belajar dan bermain dari rumah”, ujar Bupati Bantaeng.

Karenanya anak-anak harus diberi kreasi, sehingga untuk belajar tidak terjadi kejenuhan. Apalagi untuk belajar itu, siswa berjauhan dengan para guru dan hanya berinteraksi melalui bantuan teknologi Video Conference ataupun sosial media.

“Kalau ada yang bisa membuat kreasi, misalnya pembelajaran dengan memanfaatkan game atau kemudian dilombakan, Saya beri hadiah”, tegas dia.

Ilham menjanjikan hadiah kepada anak yang tergabung dalam FABT bilamana berhasil membuat lomba game pembelajaran via online. Tantangan itu serta merta disambut gembira para Pengurus FABT.

“Makanya kita serahkan bantuan dari Forum CSR Bantaeng. Mudahu-mudahan mereka yang kurang mampu dapat terbantu dalam menjaga kesehatannya”, tutupnya.

Perhatian kepada FABT dan anak Bantaeng secara umum, oleh Ketua FABT disebutnya penting untuk memacu semangat anak-anak di tengah serba keterbatasan saat ini. Dimana Pemerintah tak henti-hentinya menghimbau agar lebih banyak berdiam diri di rumah.

“Kami terima tantangan ini, semoga bisa secepatnya FABT punya ide lalu menuangkannya menjadi kreasi. Sehingga bisa diterapkan terutama bagi anak-anak di Bantaeng”, ungkap Kahfi.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bantaeng. Bantuan yang diterimanya itu, pihaknya akan segera menyalurkannya kepada yang berhak.

“Terima kasih banyak Bapak Bupati Bantaeng. Bantuan ini, Inshaa Allah akan kami teruskan secepatnya”, tuturnya.

St Ramlah yang juga Pembina FABT dalam pernyataannya meyakini jika Pengurus FABT bisa menjawab tantangan Bupati Bantaeng. Hal itu didasari banyaknya prestasi yang telah ditelorkan FABT selama ini, baik di tingkat daerah, provinsi hingga nasional.

“Saya percaya anak-anakku bisa melahirkan kreatifitas untuk teman-temannya di Bantaeng. Jangan kejar hadiahnya, tapi fokuslah berkreasi nak”, imbuhnya.

AMBAE juga mengkonfirmasi Abd Rahman Ramlan pada kesempatan itu. Dikatakan bahwa bantuan dimaksud secara khusus diberikan PT Titan Mineral Utama.

“Dari 16 perusahaan yang memberikan bantuan dana CSR hari ini, PT Titan Mineral Utama menyumbangkan paket lotion anti nyamuk, sikat gigi, pasta gigi, sabun cuci dan shampo kepada Forum Anak Butta Toa”, paparnya.

Sementara 15 perusahaan lainnya fokus pada bantuan paket sembako. Demikian halnya peralatan dan perlengkapan guna menunjang upaya pencegahan penyebaran virus corona.

“Jadi Forum Masyarakat Sipil Bantaeng telah menginisiasi sekaligus menghimpun bantuan dari dana CSR perusahaan. Kemudian diserahkan kepada Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk disalurkan kepada masyarakat, termasuk kepada FABT yang kita saksikan tadi”, urai Rahman.

FORMASI sendiri kata dia berkolaborasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bantaeng guna mewujudkan terkumpul dan tersalurnya dana CSR. (AMBAE)