Wabup Resmikan Wahana Permainan di Desa Wisata Metun Sajau

120

TANJUNG SELOR (kla.id) – Demi meningkatkan daya tarikdi desa wisata Metun Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bersama pihak Dinas Parisiwata, Pemuda dan Olahraga serta Pemdes membuat wahana permainan yang di-Lauching  di Lamin Adat Lu’ung Jalung Selasa (25/6).

Lauching dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala, yang datang ke Desa Metun Sajau bersama rombongan dengan didampingi oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bulungan.

Wabup menyebutkan ia sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan tersebut, ia pun berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah berupaya demi kemajuan di desa wisata dan Bulungan secara umumnya.

“Saya atas nama Pemda Bulungan sangat menyambut baik adanya wahana yang hari ini akan kita luncurkan bersama,” ungkapnya.

Ia berpesan agar semua pihak terkait untuk tidak jengah atas potensi-potensi lain yang ada di daerah tersebut khususnya dan di Bulungan secara umum. Oleh karenanya kata dia terus lah berinovasi dan lebih kreatif lagi kedepannya.

“Lebih berinovasi untuk hal yang lebih baik bagi para pengujung, apa yang digemari pengunjung juga harus dapat kita analisa,” ucapnya.

Ia memberikan masukan agar sekiranya kedepan bagi desa wisata ini dapat mempersiapkan seseorang atau lebih untuk dijadikan semacam tour guide yang nanti dapat mendamping para wisatawan.

“Tentunya hal yang tak perlu kita lupakan yaitu adat dan istiadat kita dalam bersikap dan bertutur kata harus menjadi hal yang utama diperhatikan demi membuat nyaman wisatawan yang berkunjung, tata krama itu penting,” pesannya sembari mengatakan agar sarana dan prasarana yang ada juga dapat turut dijaga.

Pada kesempatan lain wabup serta beberapa kepala OPD yang hadir juga turut mencoba wahana permainan yang ada. Seperti bermain gasing dan menyumpit. Dalam hal ini wabup sangat piawai. Ia mengakui sebagian besar wahana tersebut dahulunya kerap ia mainkan dimasa kecilnya. Sehingga tidak ada kecanggungan.

Sementara itu Kepala Desa Sajau Reptoser Njau, adanya desa wisata yang resmi ditetapkan pada tahun 2016 lalu itu, tentunya juga sangat membutuhkan wahana-wahana yang dapat lebih menarik minat pengunjung, sehingga dibuatlah beberapa wahana.

“Ada 5 wahana yang telah dibuat oleh Pokdarwis yang didukung oleh Dinas Pariwisata, seperti wahana permainan Sumpit, permainan Sebening Sungei, Permainan Gasing, spot selfi serta wahana pertunjukan seni budaya yang di dalamnya ada 5 macam seni budaya lagi,” ungkapnya.

Adapun semua wahana permainan tersebut kata dia didaptasi dari permaianan dan budaya tradisional yang ada di Bulungan yang telah turun temurun, sehingga dijadikan wahana permainan di desa wisata tersebut. Hal ini ia katakan agar budaya yang ada di Bulungan juga dapat dikenal secara luas.

“Selain untuk menarik minat pengunjung, ini juga sebagai upaya untuk melestarikan budaya,” kata dia.

Ia menyebutkan wahana-wahana tersebut nantinya akan dibuka pada hari libur kerja, seperti hari Minggu dimana masyarakat rata-rata sedang berlibur beraktifitas, sehingganya kata dia dengan dibukanya wahan tersebut nantinya dapat meningkatkan kunjungan para wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Hanya saja kata dia, pihaknya juga sangat berharap sekali dapat mempromosikan desa wisata tersebut, khususnya di dunia internet, hanya saja keterbatasan yang ada saat ini kata dia terkendala jaringan telekomunikasi yang belum mendukung untuk layanan internet.

“Sehingga kedepan kami juga sangat berharap masalah ini dapat menjadi perhatian, agar desa wisata tersebut benar-benar dikenal khalayak yang lebih luas,” pungkasnya. (MC Bulungan/slu)