Workshop Peran Forum Anak sebagai 2P

1045

Bogor (kla.id) – Bertempat di IPB Convention Center Bogor diadakan Workshop Peran Forum Anak sebagai 2P mengenai Bahaya Rokok dan Pentingnya Kesehatan Reproduksi. Acara yang digagas oleh Deputi Tumbuh Kembang Anak ini menghadirkan 17 provinsi yang diwakili oleh 2 orang anggota forum anak beserta 1 orang pendamping. Pada acara pembukaan kegiatan menghadirkan Walikota Kota Bogor yaitu Bapak Bima Arya sebagai pembicara.

“Jika sejak usia anak sudah merokok, Indonesia akan selesai dan hancur. Maka, strategi kita ke depan adalah mendorong agar masyarakat Indonesia tidak merokok sejak usia anak, dengan begitu di usia selanjutnya mereka akan terhindar dari rokok. Sebagian besar anak – anak juga merokok karena terpengaruh oleh temannya. Nah, peran FA sangat penting sebagai 2P. Kalian tidak cukup hanya meminta orang lain untuk tidak merokok. Kalian juga harus menjadi “trendsetter” atau pelopor yang mengajak masyarakat di sekeliling kalian untuk hidup sehat. Hal tersebut juga telah saya lakukan, dengan cara menjadi “trendsetter” agar masyarakat di Kota Bogor ikut olahraga berlari bersama saya,” tutur Bima Arya.

Selain mendorong FA untuk menjadi “trendsetter” hidup sehat, Bima Arya mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah melakukan beberapa upaya untuk menghindarkan anak dari bahaya rokok, di antaranya membuat Peraturan Daerah terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR), larangan pengorganisasian iklan produk rokok, dan yang paling terbaru adalah larangan penggunaan rokok elektronik atau “Vape”.

Acara yang berlangsung sejak Jum’at (29/11/2019) sampai dengan Minggu (01/12/2019) menghadirkan beberapa orang nara sumber dengan  materi sebagai berikut :

  • Penguatan Peran Forum Anak dalam Pencegahan Bahaya Rokok dan Pentingnya Kespro Menuju Indonesia Layak Anak (Idola) 2030 yang disampaikan oleh Ibu Lenny N. Rosalin selaku Deputi Tumbuh Kembang Anak
  • Bahaya Rokok dan Pentingnya Kesehatan Reproduksi oleh narasumber dari Junior Doctor Network Indonesia (JDNI)
  • Gen Z Indonesia : Sahabat Sehat Tanpa Rokok dan Peduli Kespro oleh Komisaris Perkumpulan Warga Muda
  • Tantangan Pemenuhan Hak Kesehatan dan Kesejahteraan Anak di Tahun 2020 oleh Bapak Drs. Hendra Jamal’s, M.Si selaku Asdep Pemenuhan Hak Kesehatan dan Kesejahteraan Anak pada sesi dengan pendamping
  • Strategi Penguatan Peran Forum Anak sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor) disampaikan oleh Asdep Pemenuhan Hak Sipil, Informasi dan Partisipasi Anak pada sesi dengan pendamping.

Pada kegiatan tersebut FAD Provinsi Kalimantan Utara diwakili oleh Fitria Desy Damayanti dari FAD Kabupaten Malinau dan Nandito Primantara Waluyo dari FAD Kabupaten Bulungan. Selama kegiatan berlangsung anggota Forum Anak didampingi oleh Fasilitator Forum Anak Nasional. Pada Minggu pagi (01/12/2019) bertepatan dengan Peringatan Hari AIDS Sedunia, peserta diajak ke Taman Sempur Bogor untuk memberi edukasi langsung kepada masyarakat yang berkunjung kesana tentang Bahaya HIVS AIDS, Bahaya Rokok, dan Pentingnya Kesehatan Reproduksi.

Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat mempercepat terwujudnya Provinsi Layak Anak (Provila) menuju Indonesia Layak Anak (Idola) 2030.

(Neni)